Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

CALON DIRJEN WTO: Mari Pangestu Lolos Babak 5 Besar

BISNIS .COM, JAKARTA – Mari Elka Pangestu lolos ke dalam lima besar dari sembilan kandidat yang mengajukan diri dalam proses seleksi Dirjen Organisasi Perdagangan Dunia.Selain Mari yang saat ini menjabat Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif,
Bambang Supriyanto
Bambang Supriyanto - Bisnis.com 12 April 2013  |  18:44 WIB

BISNIS .COM, JAKARTA – Mari Elka Pangestu lolos ke dalam lima besar dari sembilan kandidat yang mengajukan diri dalam proses seleksi Dirjen Organisasi Perdagangan Dunia.

Selain Mari yang saat ini menjabat Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, empat kandidat lainnya yang lolos berasal dari Meksiko, Brasil, Selandia Baru, dan Korea Selatan. Mari berhasil menyisihkan calon dari Ghana, Kosta Rika, Kenya dan Yordania.

Menteri Perdagangan Gita Wirjawan mengatakan kans Mari cukup besar mengingat pengalamannya sebagai Menteri Perdagangan selama 2004-2011 yang cukup kental dengan prakarsa-prakarsa komunitas internasional, termasuk World Trade Organization (WTO).

“Saya yakin kalau beliau bisa menjelaskan postur kebijakan kita yang sekarang dan ke depan bagaimana dan bisa menjembatani kepentingan negara miskin, negara-negara berkembang dan negara maju, Insyaallah itu bisa diterima oleh banyak pihak,” katanya, Jumat (12/4).

Sementara, dari Burkina Faso, Mari Elka mengatakan pentingnya negara-negara kurang berkembang (least developed countries/LDCs) diintegrasikan ke dalam sistem perdagangan dengan memastikan dispensasi, periode transisi dan peningkatan kapasitas yang efektif, termasuk investasi di sektor infrastruktur.

Berkaitan dengan subsidi kapas yang memengaruhi harga komoditas itu, menurutnya diperlukan pendekatan yang komprehensif, meliputi peningkatan produktivitas perkebunan, kebutuhan infrastruktur dan meningkatkan nilai tambah bahan baku tekstil tersebut.

Mari yakin bahwa sistem perdagangan multilateral adalah solusi untuk banyak masalah di seluruh dunia.

"Sejak pembentukannya, WTO telah membantu menghasilkan lebih banyak perdagangan, pertumbuhan ekonomi, pekerjaan, dan kesempatan di berbagai sektor. Yang terpenting WTO telah berhasil mengangkat banyak negara dan rakyatnya dari kemiskinan,” jelasnya dalam siaran pers yang diterima Bisnis.

Perdana Menteri Burkina Faso Luc-Adolphe Tiao menekankan pentingnya isu-isu yang dihadapi oleh Afrika, termasuk keragaman jender. Prioritas Burkina Faso dalam WTO adalah menyelesaikan negosiasi Doha, memenuhi kebutuhan LDCs dan persoalan subsidi kapas.

“Dirjen WTO terpilih nantinya harus memiliki ‘Afrika di hatinya,” katanya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sidang WTO menparekraf maripangestu

Sumber : Sri Mas Sari

Editor : Bambang Supriyanto

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top