Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

KRISIS KOREA: Nuklir Korut Dinilai Tak Mampu Taklukkan AS-Korsel

BISNIS.COM, WASHINGTON-Korea Utara diprediksi hampir tidak mungkin dapat menaklukkan Amerika Serikat dan Korea Selatan dengan senjata nuklirnya.
Wike Dita Herlinda
Wike Dita Herlinda - Bisnis.com 05 April 2013  |  15:11 WIB

BISNIS.COM, WASHINGTON-Korea Utara diprediksi hampir tidak mungkin dapat menaklukkan Amerika Serikat dan Korea Selatan dengan senjata nuklirnya.

Meski Korut berkali-kali melancarkan serangan retorika, ancaman dan gerakan simbolis untuk melawan AS dan Korsel, negara itu dinilai tidak mampu mengalahkan AS dan memiliki kemungkinan kecil untuk dapat menang –-atau bahkan bertahan—jika perang kedua melawan Korsel dan AS benar-benar pecah.

Hal tersebut diungkap analis militer Joseph Bermudez, yang melihat kekuatan Korut tidak sebanding dengan kekuatan gabungan Korsel dan AS. Dia menilai bahwa Korut “tidak dapat secara efektif menyerang AS dengan senjata nuklir.”

Dia memaparkan bahwa senjata yang dimiliki oleh Korut hanyalah misil jarak jauh Unha 3, yang sebenarnya tidak dapat diandalkan. Selain itu, tidak ada bukti bahwa misil tersebut dapat diamunisi dengan nuklir.

Mantan Sekretaris Negara AS Colin Powell pun memiliki pendapat yang sama. “Saya tidak melihat ada prospek pecahnya perang [antara Korut melawan Korsel dan AS]. Rekan-rekan sesama pengamat militer di AS juga menilai demikian,” ujar Powell pada sebuah acara di Seoul, Korsel pada akhir Maret.

“Mereka [Korut] menggertak, mereka mengancam, mereka mengatakan apapun yang sebenarnya tidak dapat mereka lakukan.”

Pekan ini, rezim Kim Jong Un di Korut menegaskan bahwa “momen peledakan akan segera datang.” Ia mengancam akan melancarkan serangan nuklir yang lebih kecil, lebih ringan dan terdiversivikasi.

Korut sejauh ini juga telah memindahkan sebuah misil ke pesisir timurnya. Menteri Pertahanan Korsel menduga Korut akan melakukan uji coba peluncuran misil dalam waktu dekat. (Wike Dita Herlinda/Bloomberg)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

as perang nuklir korsel korut

Sumber : Newswire

Editor : Yusran Yunus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top