Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kredit Macet Hantui Ekonomi Vietnam

BISNIS.COM, HO CHI MINH CITY-Pertumbuhan ekonomi Vietnam melambat pada kuartal I/2013, sehingga mendesak pemerintah untuk membangkitkan kembali kredit perbankan dalam perekonomian yang tertekan oleh kredit macet itu.Kantor Statistik Umum Vietnam di Hanoi
Yusran Yunus
Yusran Yunus - Bisnis.com 27 Maret 2013  |  20:09 WIB

BISNIS.COM, HO CHI MINH CITY-Pertumbuhan ekonomi Vietnam melambat pada kuartal I/2013, sehingga mendesak pemerintah untuk membangkitkan kembali kredit perbankan dalam perekonomian yang tertekan oleh kredit macet itu.

Kantor Statistik Umum Vietnam di Hanoi pada Rabu (27/3/13) melaporkan produk domestik bruto (PDB) naik 4,89% pada 3 bulan pertama tahun ini dari periode yang sama pada tahun lalu.

Pertumbuhan PDB year on year (yoy) pada kuartal IV/2012 tercatat sebesar 5,4%, sedangkan pada kuartal I/2012 sebesar 4,75%. Adapun estimasi nilai tengah 10 ekonom yang disurvei Bloomberg untuk kuartal I/2013 adalah 5,2%.

Kredit perbankan Vietnam turun dalam 2 bulan pertama tahun ini setelah tumbuh 9% sepanjang tahun lalu, terendah dalam 2 dasawarsa terakhir. Perdana Menteri Nguyen Tan Dung pada Februari telah mengesahkan rencana pemulihan ekonomi, yang mencakup kredit.

“Masih sulit bagi orang-orang untuk mendapatkan pinjaman dan pemain real estat masih kesulitan. Ini akan menjadi tahun yang berat ,” kata Louis Nguyen, CEO Saigon Asset Management Corp. di Ho Chi Minh City.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pdb vietnam hanoi

Sumber : Achmad Puja R. Altiar

Editor : Others
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top