Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Suap Daging: KPK Periksa 6 Saksi & 4 Tersangka

JAKARTA—Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memeriksa 6 orang saksi dan 4 orang tersangka pada hari ini (21/2/2013) dalam kasus dugaan suap pengurusan kuota impor daging.
Sepudin Zuhri
Sepudin Zuhri - Bisnis.com 21 Februari 2013  |  11:51 WIB
Suap Daging: KPK Periksa 6 Saksi & 4 Tersangka

JAKARTA—Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memeriksa 6 orang saksi dan 4 orang tersangka pada hari ini (21/2/2013) dalam kasus dugaan suap pengurusan kuota impor daging.

Saksi dan tersangka yang dijadualkan akan diperiksa pada hari ini adalah Agus Suganda staf PNS di Kementerian Pertanian, Dirut PT Indoguna Utama Maria Elisabeth Liman, Direktur Kesehatan Masyarakat Veteriner dan Pasca Panen, Kementan Ahmad Juanidi, Ahmad Zaky, Sahrudin, dan Elda Devianne Adiningrat (swasta).

Sementara itu, seluruh tersangka dalam kasus itu yaitu Arya Abdi Effendi dan Juard Effendy (direktur Indoguna), mantan Presiden Partai Keadilan Sejagtera (PKS) Luthfi Hasan Ishaaq, dan Ahmad Fathanah (orang dekat Luthfi).

Beberapa staf PNS dari Kementan sudah diperiksa oleh penyidik, sedangkan pejabat dari Kementan yang sudah diperiksa sebagai saksi yaitu Menteri Pertanian Suswono, Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan Syukur Iwantoro, Sekretaris Menteri Baran Wirawan, dan Ahmad Juanidi yang telah diperiksa sebanyak dua kali.

Elda –Komisaris PT Radina Niaga, dan Aryad Abdi Effendy sudah tiba di gedung KPK. Sudah hampir sebulan pengembangan kasus itu, tetapi belum ada tersangka lain yang ditetapkan oleh penyidik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

KPK elda suap
Editor : Others

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top