Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

GEBRAKAN JOKOWI-AHOK: Pemprov DKI Ingin Tambah Porsi Saham di KBN Jadi 49%

JAKARTA-Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berniat untuk menambah porsi kepemilikan saham di PT Kawasan Berikat Nusantara (KBN) dari 20% menjadi 49%. Usulan akan disampaikan langsung kepada pemilik saham pemerintah pusat melalui Kementerian BUMN.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 31 Januari 2013  |  17:57 WIB

JAKARTA-Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berniat untuk menambah porsi kepemilikan saham di PT Kawasan Berikat Nusantara (KBN) dari 20% menjadi 49%. Usulan akan disampaikan langsung kepada pemilik saham pemerintah pusat melalui Kementerian BUMN.

Wakil Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan dengan penambahan porsi saham ini akan mendulang lebih banyak Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang masuk kantong APBD. “Jelas itu akan lebih banyak PAD-nya karena saham kita lebih banyak,” katanya hari ini (31/1).

Selain itu, paparnya, pemprov akan memiliki kewenangan mengganti direksi lebih luas jika program pemprov tidak didukung oleh perseroan terkait pembukaan BKN Marunda Jakarta Utara. Seperti diketahui Pemprov akan mengembangkan kawasan Marunda menjadi 'kota baru' tepi laut.

Menurutnya, sejumlah proyek akan dibangun antara lain pelabuhan, pantai publik pasir putih, pembukaan kawasan industri BKN dan penambahan rusunawa Marunda 10 tower. Pemprov berkeinginan ketika KBN dibuka akan banyak karyawan membutuhkan tempat tinggal dan pemerintah menyediakan rusunawa.

“Kalau direksi tidak mau terima usulan kami dengan alasan yang tidak jelas kami berhak mengganti karena punya saham di KBN," jelas Ahok. (38/yus)
 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Akhirul Anwar

Editor : Yusran-nonaktif

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top