Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KOMISI PENYIARAN INDONESIA bentuk desk perlindungan anak

JAKARTA: Komisi Penyiaran Indonesia akan membentuk desk penyiaran perlindungan anak yang mengikutsertakan seluruh pemangku kepentingan.Hal itu dimaksudkan untuk mewujudkan penyiaran yang memberi perlindungan maksimal untuk masa depan anak.Menurut Azimah
- Bisnis.com 31 Januari 2013  |  15:27 WIB

JAKARTA: Komisi Penyiaran Indonesia akan membentuk desk penyiaran perlindungan anak yang mengikutsertakan seluruh pemangku kepentingan.

Hal itu dimaksudkan untuk mewujudkan penyiaran yang memberi perlindungan maksimal untuk masa depan anak.

Menurut Azimah Subagijo, Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat, berdasarkan data yang dimiliki pihaknya, pelanggaran yang dilakukan oleh lembaga penyiaran paling banyak terkait perlindungan anak.
 
Jika dirinci, lanjutnya, maka pelanggaran tersebut berupa eksploitasi seksual, pelanggaran norma kesopanan, ataupun penggolongan progam.

"Untuk itu, KPI Pusat mencanangkan pada tahun ini sebagai tahun perlindungan anak di penyiaran," ujarnya seperti dikutip situs www.kpi.go.id, Kamis (31/1/2013).

Dia menjelaskan jika dunia penyiaran mampu mewujudkan muatan siaran yang ramah anak maka akan mendorong lahirnya generasi muda yang berkualitas, apalagi media siaran merupakan agen sosialisasi yang utama di Indonesia.

Namun, Azimah menambahkan untuk mewujudkan semua itu, KPI tidak dapat melakukannya sendiri, tapi ada keterlibatan dari seluruh elemen seperti kementerian/ lembaga, organisasi masyarakat/ LSM, dan pemasang iklan.

Desk Penyiaran Perlindungan Anak diharapkan memiliki pertemuan berkala yang secara serius ikut menilai tayangan-tayangan yang tidak mencerminkan perlindungan pada anak.   (ra)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Rustam-nonaktif

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top