Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

POLUSI UDARA: Beijing status berbahaya

BEIJING—Tingkat polusi asap di Beijing mencapai level berbahaya, sehingga pemerintah kota (pemkot) menutup sejumlah pabrik, melarang mobil dinas berkeliaran, dan kembali meminta 20 juta warganya tidak meninggalkan rumah.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 30 Januari 2013  |  17:01 WIB

BEIJING—Tingkat polusi asap di Beijing mencapai level berbahaya, sehingga pemerintah kota (pemkot) menutup sejumlah pabrik, melarang mobil dinas berkeliaran, dan kembali meminta 20 juta warganya tidak meninggalkan rumah.

Monitor polusi milik Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) untuk China di Beijing menunjukkan kualitas udara kembali mencapai level berbahaya untuk ke-19 kalinya dalam 25 hari terakhir.

Sebuah situs jual-beli online melaporkan permintaan masker wajah melonjak, sedangkan perusahaan-perusahaan membagikan masker kepada para karyawannya. Adapun jarak pandang telah turun menjadi hanya beberapa ratus yard di tengah kota.

Kantor Berita Xinhua melansir seruan Perdana Menteri China Wen Jiabao kepada negaranya untuk meningkatkan penghematan energi, pengurangan emisi gas rumah kaca, dan mempercepat perbaikan lingkungan hidup.

Asap pekat menyelimuti Ibu Kota China itu sejak awal bulan ini dan sempat menyentuh level paling berbahaya pada 12 Januari 2013, sehingga pemkot mengajukan aturan baru guna memperbaiki kualitas udara.

“Selam bertahun-tahun, saya tidak pernah melihat asap bertahan begitu lama seperti ini,” kata seorang warga Beijing berusia 40 tahun bernama Zhou, yang membeli dua buah alat pemurni udara masing-masing seharga 13.000 yuan atau US$2.000.

“Ini sepertinya satu-satunya solusi bagi kami. Anda biasanya membuka pintu rumah untuk mendapatkan udara segar, tapi sekarang anda tidak bisa melakukannya karena udara di luar justru lebih kotor,” jelas Zhou.

Berdasarkan pantauan stasiun pengawasan Kedubes AS di Beijing pada pukul 10 pagi, Rabu (30/1/2013) waktu setempat, konsentrasi zat PM2,5 di udara mencapai 302 mikrogram per kubik meter. PM2,5 merupakan partikel udara yang sangat berbahaya bagi kesehatan manusia.

Pusat Pengawasan Lingkungan Kota Beijing mengungkapkan stasiun pengawasannya yang berada paling dekat dengan Tiananmen Square, pusat Kota Beijing, mencatat rata-rata eksposur PM2,5 mencapai 300 mikrogram per kubik meter dalam 24 jam terakhir.(msb)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Newsire

Editor : Martin-nonaktif

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top