Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

MOTOR NIAGA : Viar Tahun Ini Targetkan Jual 80.000 unit motor roda 3

SEMARANG – PT Triangle Motorindo, Agen Tunggal Pemegang Merk Viar, menargetkan penjualan pada tahun ini menembus 80.000 unit, meningkat sekitar 27% dibandingkan dengan realisasi tahun lalu, dengan mengandalkan motor niaga roda tiga. 
- Bisnis.com 30 Januari 2013  |  15:50 WIB

SEMARANG – PT Triangle Motorindo, Agen Tunggal Pemegang Merk Viar, menargetkan penjualan pada tahun ini menembus 80.000 unit, meningkat sekitar 27% dibandingkan dengan realisasi tahun lalu, dengan mengandalkan motor niaga roda tiga. 

Akhmad Z. Dalie, GM Marketing Viar, optimistis target tersebut bisa dicapai karena sejak awal tahun permintaan dari pembeli khususnya roda tiga sudah tinggi. Sejak awal bulan sudah ada  pemesanan (inden) kendaraan roda tiga mencapai 1.000 unit.

“Pada tahun ini kami menargetkan penjualan sebanyak 80.000 unit dan sekitar 50% atau sebanyak 40.000 adalah motor roda tiga,” ujarnya Rabu (30/1/2013). 

Dalie menjelaskan keyakinan tersebut ditopang oleh perkembangan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang sedang tumbuh pesat di Indonesia. UMKM tersebut membutuhkan dukungan kendaraan niaga dengan harga yang terjangkau.

“Tidak semua UMKM mampu untuk membeli mobil pick up dengan harga minimal Rp80 juta. Ini membuat mereka melirik kendaraan niaga roda tiga seperti Viar yang harganya di bawah Rp20 juta,” ujarnya.

Selain itu, lanjutnya, permintaan kendaraan roda tiga juga banyak datang dari proyek pemerintah, khususnya pengadaan kendaraan dinas kebersihan. Di luar itu juga ada permintaan dari korporasi yang ingin kendaraan untuk program CSR [corporate social responsibility].

“Saat ini komposisi pembeli motor roda tiga terdiri atas UMKM 50%, pemerintah 30%, dan sisanya adalah korporasi yang ingin kendaraan khusus untuk mendukung CSR,” ujarnya.

Viar selama ini fokus pada kendaraan roda tiga yang diperuntukan bagi niaga. Motor roda tiga tersebut memiliki beberapa varian, seperti bak terbuka dan box tertutup. Produk andalan adalah Karya yang memiliki dua versi mesin, yakni 150cc dan 200cc.

Dwiyanto, Area Marketing Manager Viar, mengatakan pada tahun ini pihaknya akan meluncurkan varian baru untuk kendaraan niaga roda tiga bermesin 300cc.

Menurutnya, peluncuran varian anyar tersebut didorong oleh permintaan akan motor roda tiga yang memiliki kapasitas angkut lebih besar. “Produk ini rencananya akan kami luncurkan pada semester II mendatang,” ujarnya.

Selain itu, lanjutnya, Viar juga akan melakukan remodelling terhadap motor roda tiga, seperti menggunakan bak atau box berbahan fiber glass. Selama ini bahan untuk bak dan box menggunakan logam.

Dalie menambahkan perseroan tidak memiliki kekhawatiran terhadap regulasi uang muka dan kewajiban pendaftaran fidusia dalam penjualan produk. Menurutnya, hanya 50% dari pembeli Viar yang menggunakan pinjaman dari perusahaan pembiayaan. 

“Selain itu, uang muka pembeli kendaraan niaga biasanya juga sudah tinggi, di atas 30%, karena mereka lebih baik keluar uang tunai daripada membayar bunga,” ujarnya.

Selama 2012, Viar mencatatkan penjualan sebanyak 63.000 unit dan sekitar 36.000 atau 57% merupakan motor roda tiga. Penjualan masih didominasi oleh wilayah Jawa dengan porsi 51,5%, kemudian disusul Sumatra 34,1% dan sisanua adalah Sulawesi.

Viar saat ini mengandalkan pabrik produksi yang berlokasi di Bukit Semarang Baru (BSB), Ngaliyan, Semarang. Pabrik ini memiliki kapasitas produksi 40.000 sampai 75.000 unit motor pertahun. (dot)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Endot Brilliantono

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top