Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

WANDA HAMIDAH DITAHAN: Belum Boleh Pulang, Dianggap Tahu Asal Narkoba

JAKARTA--Kabag Humas Badan Narkotika Nasional (BNN) Sumirat Dwiyanto mengungkapkan  instansinya belum dapat memulangkan Wanda Hamidah walaupun hasil tes urine dan spesimen rambutnya negatif dari penggunaan narkoba.Alasannya, anggota DPRD DKI Jakarta
News Editor
News Editor - Bisnis.com 30 Januari 2013  |  12:49 WIB

JAKARTA--Kabag Humas Badan Narkotika Nasional (BNN) Sumirat Dwiyanto mengungkapkan  instansinya belum dapat memulangkan Wanda Hamidah walaupun hasil tes urine dan spesimen rambutnya negatif dari penggunaan narkoba.

Alasannya, anggota DPRD DKI Jakarta dari FPAN itu diduga mengetahui jalur distribusi narkoba yang ditemukan di kediaman Raffi Ahmad saat penggerebekan beberapa waktu lalu. Barang bukti itu adalah 14 kapsul yang berisi serbuk kristal, zat baru turunan Cathinone, serta 2 linting ganja.

"Hasil urine serta dara dan rambut dari Wanda Hamidah negatif dari pengaruh narkotika. Namun dia masih harus menjalani penyidikan secara intensif kaitannya dengan penemuan barang bukti di rumah Raffi Ahmad," ujar Sumirat di Kantor BNN, Jakarta, Rabu (30/1).

Dugaan tersebut, lanjut Sumirat, didapatkan dari keterangan para saksi yang menguatkan bahwa Wanda mengetahui lalu lintas distribusi narkoba kedalam rumah Raffi Ahmad.

"Saksi-saksi yang kami periksa mengarah terhadap informasi keberadaan Wanda Hamidah dalam rumah Raffi," tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, 7 dari 17 terperiksa semisal Irwansyah dan Zaskia Sungkar serta lima orang lainnya semisal Mira Syamsiah, Roni Wijaya, Atuh Fatun Nafi, Muhamad Big dan Furqi alias Furqon sudah dikembalikan kepada keluarga masing-masing.

adapun  10 lainnya masih mendekam dilantai enam ruang penyidik gedung BNN. Mereka adalah RA (Raffi Ahmad), WH (Wanda Hamidah), JA, MF, W, KA, MT, RJ, SD dan UW. (if)
 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Wahyu Kurniawan/JIBI

Editor : Ismail Fahmi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top