Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

CUTI TAHUN 2013: Penduduk dunia akan ambil cuti lebih banyak

JAKARTA—Tahun 2013, adalah tahun sarat liburan, karena orang-orang berencana mengambil lebih banyak hari libur dan akan mengeluarkan uang ekstra, terlepas dari kondisi keuangan mereka.Hasil survei situs perjalanan global, Skyscanner menyebutkan
- Bisnis.com 30 Januari 2013  |  11:04 WIB

JAKARTA—Tahun 2013, adalah tahun sarat liburan, karena orang-orang berencana mengambil lebih banyak hari libur dan akan mengeluarkan uang ekstra, terlepas dari kondisi keuangan mereka.

Hasil survei situs perjalanan global, Skyscanner menyebutkan hampir tiga perempat atau 71% responden berniat untuk mengambil cuti lebih lama dari sekali cuti pada tahun ini.

Bahkan, menurut Manajer Pengembangan Pasar Skyscanner Ira Noviani, sekitar 42% responden berencana untuk bepergian paling tidak tiga kali dalam satu tahun.

Meskipun demikian, lanjutnya, para responden juga mengantisipasi untuk gaya hidup jet-set semacam itu memang tidak murah dan hampir 40% di antaranya menyatakan akan menerima kenyataan jika memang terpaksa harus mengeluarkan uang lebih banyak untuk liburan.

Skyscanner membuat survei pada 1.000 orang wisatawan dari seluruh dunia mengenai rencana liburan mereka di 2013 dan cara mengelola anggaran liburannya.

Hasilnya, Ira menambahkan orang-orang berencana untuk berlibur ke tempat yang lebih jauh dan lebih sering lagi dan mereka percaya tidak ada kata terlalu dini untuk mulai menyisihkan uang khusus liburan.

Sedikitnya 8 orang dari 10 orang membiayai liburan terakhir mereka dengan uang tabungan mereka, sedangkan 20% orang di antaranya baru mulai menyisihkan uang untuk perjalanan selanjutnya selesai membongkar bawaan dari liburan terakhirnya.

“Namun, walaupun kebanyakan orang adalah penabung yang sadar dengan kondisi keuangan mereka,” ungkapnya, Rabu (30/1).

Sebanyak 59% dari 1.000 orang wisatawan itu mengakui sudah menghabiskan uang ekstra diluar anggaran liburan yang dipersiapkan sebelumnya ketika mereka berlibur.

Sementara itu, survei tersebut juga menunjukkan jika pergi berlibur paling tidak sekali dalam setahun menjadi hal yang penting bagi banyak orang, terlepas dari apakah mereka sesungguhnya sanggup membayar atau berapa lama mereka akan sanggup membayar.

“Liburan itu harus ada di agenda setiap orang dan banyak yang merencanakan berlibur dua kali, bahkan lebih dalam satu tahun di kalender mereka,” tutur Ira. (Bsi)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Bastanul Siregar

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top