Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

HARGA TANAH Di Batu Naik 10 kali lipat

BATU—Maraknya investasi di Kota Batu, Jawa Timur, seiring berkembangnya sektor pariwisata memicu kenaikan harga tanah yang melambung tinggi.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 29 Januari 2013  |  21:11 WIB

BATU—Maraknya investasi di Kota Batu, Jawa Timur, seiring berkembangnya sektor pariwisata memicu kenaikan harga tanah yang melambung tinggi.

Sejumlah lokasi menjadi bidikan investor yang tersebar di wilayah Desa oro-Oro Ombo, Beji, Sidomulyo, Punten, dan Sumber Brantas. Maklum di lokasi tersebut telah berdiri sejumlah obyek wisata maupun hotel.

Kepala Desa Oro-oro Ombo Kecamatan/Kota Batu mengatakan kenaikan harga tersebut dipengaruhi oleh berdirinya obyek wisata dan perhotelan. Alhasil di Oro-Oro Ombo harga tanah yang semula dikisaran Rp300.000-Rp500.000 per meter sekitar 3-5 tahun lalu kini melambung menjadi Rp3 juta per meter.

“Oro-Oro Ombo menjadi incaran investor menyusul berdirinya obyek wisata seperti Batu Night Spectacular (BNS) maupun sejumlah hotel di sekitarnya. Praktis harga tanah menjadi naik drastis terutama untuk kebutuhan akan usaha seperti rumah makan maupun pembangunan home stay,” kata Wiweko hari ini, Selasa (29/1/2013).

Kenaikan yang mencapai hampir 10 kali lipat tersebut mengindikasikan jika wilayah Batu menjadi sasaran investasi yang cocok. Selain karena faktor perkembangan sektor pariwisata yang pesat juga dipengaruhi Nilai Jual Obyek Pajak (NJOP) yang meningkat.

Secara otomatis reputasi tanah di wilayah Oro-Oro Ombo juga ikut terdongkrak. Akibatnya harga menjadi tinggi seiring perkembangan yang ada. Penjual tanah juga ikut meningkat.

“Dalam kurun 3 tahun terakhir transaksi penjualan tanah juga cenderung meningkat. Termasuk perkembangan pembangunan secara fisik,” jelas dia.

Perkembangan yang berlangsung cepat itu diakui mampu mengangkat tingkat perekonomian warga Oro-Oro Ombo yang sebelumnya banyak bergantung pada pertanian maupun peternakan.

Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Batu Priyanto mengatakan untuk kian merangsang investasi di Batu yang lebih tinggi pemkot perlu memberikan kemudahan birokrasi perizinan pelaku usaha di Batu. Dalam hal ini  pemkot harus memaksimalkan kantor pelayanan satu atap.

“Sehingga proses waktu dan biaya pengurusan bagi pelaku usaha harus menjadi pertimbangan utama,” tambahnya. (JIBI/k25/sut)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Mohammad Sofi`i

Editor : Sutarno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top