Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KAPAL IKAN TENGGELAM DI RUSIA: 4 Awak kapal WNI dipastikan selamat

JAKARTA: Kesatuan Pelaut Indonesia (KPI) mengungkapkan setidaknya terdapat 11 Pelaut Indonesia yang bekerja di Kapal Penangkap Ikan Shans 101 yang tenggelam di sebelah timur daerah Svetlaya Village, Kawasan Primorye, Rusia pada Minggu (27/1).Presiden
News Editor
News Editor - Bisnis.com 29 Januari 2013  |  15:18 WIB

JAKARTA: Kesatuan Pelaut Indonesia (KPI) mengungkapkan setidaknya terdapat 11 Pelaut Indonesia yang bekerja di Kapal Penangkap Ikan Shans 101 yang tenggelam di sebelah timur daerah Svetlaya Village, Kawasan Primorye, Rusia pada Minggu (27/1).

Presiden KPI Hanafi Rustandi mengatakan informasi yang diperoleh KPI menyebutkan ke 11 ABK tersebut, yakni Hendra Scorpianto, Ferry Septiano, Augustinus Sifaniapessy, Medi Setiawan, Abdul Muhamad Muksin, Karjana, Nurhasim, Daskunah, Zaenal Arifin, Adi Pamuti, Seaman dan Puji Sulistyawan.

"Kami juga masih akan terus mencari tahu soal pelaut Indonesia di kapal itu," ujarnya melalui siaran pers KPI hari ini, Selasa (29/1).

Kendati begitu, kata dia, KPI telah menerima konfirmasi bahwa empat ABK Indonesia di antaranya sudah dinyatakan selamat dari peristiwa itu a.l. Ferry Septianto, Abdul Muhammad Muksin, Karjana dan Nurhasim.


Kementerian Luar Negeri telah merilis saat ini keempat WNI dirawat di rumah sakit di Kholmks, Shakalin.

Staf KBRI Moscow juga telah dikirim agar melihat langsung keempat WNI di Rumah Sakit.

Sebanyak empat WNI yang bekerja sebagai anak buah kapal dipastikan selamat dari peristiwa itu. (arh)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Ahmad Mabrori

Editor : Aprika Rani Hernanda

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top