Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

SEPEDA MOTOR: AISI Prediksi Penjualan Terkoreksi 15%

JAKARTA—Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) memperkirakan pasar sepeda motor Indonesia akan terkoreksi hingga 15% pada tahun ini, lebih rendah dibandingkan dengan proyeksi awal 0%.Sigit Kumala, Ketua Bidang Komersial AISI, menuturkan
- Bisnis.com 29 Januari 2013  |  00:48 WIB

JAKARTA—Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) memperkirakan pasar sepeda motor Indonesia akan terkoreksi hingga 15% pada tahun ini, lebih rendah dibandingkan dengan proyeksi awal 0%.

Sigit Kumala, Ketua Bidang Komersial AISI, menuturkan kondisi pasar sepeda motor nasional selama bulan pertama 2013 menunjukan tren penurunan, terutama di wilayah Jakarta dan Jawa Barat.

Selain karena faktor penerapan aturan uang muka pembiayaan syariah, koreksi penjualan di wilayah Jakarta dan Jawa Barat juga terjadi karena imbas benaca banjir yang melanda kedua kota besar tersebut.

“Biasanya itu puncak penjualan baru terjadi pada masa panen raya, April, dan sebulan menjelang lebaran, sehingga Januatri memang biasanya rendah,” ujarnya kepada Bisnis, Senin (28/1/2013).

Menurutnya, pada 2012, penerapan aturan uang muka pembiayaan konvensional dampaknya tidak terlalu besar karena dimulai pada tengah tahun dan masih ada pembiayaan syariah sebagai alternative.

Namun, untuk tahun ini praktis kedua jenis pembiaaan tersebut, baik konvensional maupun syariah, akan datur uang mukanya sejak awal tahun sehingga diperkirakan imbasnya akan sangat besar.

“Awalnya kami memperkirakan pasar sepeda motor Indonesia akan stabil atau sama seperti tahun lalu [tumbuh 0%]. Cuma diduga pasar akan terkoreksi, mungkin minus 10%-15%,” tegasnya.

AISI mencatat penjualan sepeda motor pada tahun lalu sebanyak 7,14 juta unit, turun sekitar 12% dibandingkan pencapaian 2012. (bas)

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Bambang Supriyanto

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top