Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

INPRES 2/2013: Pemerintah Lebih Fokus Tangani Gangguan Keamanan

JAKARTA-Pemerintah menyiapkan sistem terpadu untuk penyelesaian gangguan keamanan di daerah sebagaimana diamanatkan dalam Instruksi Presiden No.2/2013.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 28 Januari 2013  |  20:16 WIB

JAKARTA-Pemerintah menyiapkan sistem terpadu untuk penyelesaian gangguan keamanan di daerah sebagaimana diamanatkan dalam Instruksi Presiden No.2/2013.

“Tugas pemetaan potensi konflik dan penyusunan rencana penanggulangan gangguan keamanan dibebankan kepada ketua tim terpadu di pusat dan daerah,” kata Menko Politik, Hukum dan Keamanan Djoko Suyanto, hari ini (28/1).

Dia mengemukakan sistem penangangan gangguan kemanan di daerah akan disusun berdasarkan kerangka besar yang disiapkan oleh tim terpadu di tingkat pusat.

“Tugasnya jelas, memberikan penugasan terhadap pemerintah terkait untuk menyusun sistem terpadu untuk koordinasi dan meningkatkan penanganan efektifitas pengamanan dalam negeri di daerah,” ujarnya.

Selain itu, Djoko memaparkan dalam Inpres No. 2/2013, kepala daerah wajib memberikan penjelasan kepada publik mengenai gangguan keamanan yang terjadi di wilayah kekuasaannya.

“Selama ini yang memberikan penjelasan selalu kalau tidak Kapolsek, Koramil, Pangdam. Di sini kepala daerah yang harus menjelaskan kepada publik, akar masalahnya apa dan bagaimana langkah yang harus diambil segera”.

Djoko juga menegaskan dalam pelaksanaan Inpres tersebut ketua tim terpadu di pusat dan daerah tidak bisa melanggar pembagian tugas dan ketentuan penanganan konflik sosial yang diatur dalam UU. (yus)
 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Winda Rahmawati

Editor : Yusran-nonaktif

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top