Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

MEMBANTU TERORIS POSO, Nurul Azmi Tibrani Divonis 4 Tahun

JAKARTA—Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menghukum 4 tahun penjara dan denda Rp200 juta terhadap terdakwa Nurul Azmi Tibrani yang dinilai membantu memberi kemudahan untuk kegiatan aksi terorisme Poso dan pencucian uang dana teroris.
- Bisnis.com 28 Januari 2013  |  17:07 WIB

JAKARTA—Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menghukum 4 tahun penjara dan denda Rp200 juta terhadap terdakwa Nurul Azmi Tibrani yang dinilai membantu memberi kemudahan untuk kegiatan aksi terorisme Poso dan pencucian uang dana teroris.

“Majelis hakim menghukum terdakwa Nurul Azmi Tibrani dengan pidana penjara selama empat tahun, denda Rp200 juta atau tiga bulan penjara,”ungkap majelis hakim diketuai Dimyati dalam putusan perkara tindak pidana teroris dan pencucian uang terdakwa Nurul yang sebelumnya dituntut enam tahun penjara di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan  hari ini, Senin (28/1/2013)

Majelis hakim menilai terdakwa Nurul Azmi Tibrani terbukti bersalah melanggar Pasal 13  huruf a  Perpu No 1 Tahun 2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme yang sudah diubah menjadi UU No 15 tahun 2003 dan Pasal 2 huruf n UU No 8 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian uang.

Majelis hakim dalam putusannya lebih banyak mengulas peran terdakwa Nurul yang menerima sejumlah transfer dana dai suami pernikahan sirinya Cahya Fitrianta. Dalam beberapa kali transfer yang keseluruhannya mencapai nilai sebesar Rp295 juta, terdakwa Nurul yang dalam sidang mengenakan cadar itu menerima imbalan uang tunai sebesar Rp27 juta.

Terdakwa Nurul Azmi Tibrani yang didampingi kuasa hukumnya Rita S, mengatakan belum dapat menyampaikan sikap atas putusan empat tahun penjara tersebut. “Saya menyatakan menyatakan piker-pikir atas putusan ini,”katanya kepada majelis hakim.

Jaksa Penuntut Umum Iwan Setiawan juga mengatakan belum mengambil sikap atas putusan tersebut. “Kami sebagai Jaksa Penunt Umum juga masih menyatakan pikir-pikir atas putusan tersebut, apakah banding atau tidak.”  (sut)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Sutarno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top