Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BANJIR JAKARTA: Tanggap Darurat Perlu Diperpanjang Hingga 6 Februari

JAKARTA:  Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNBP) menyatakan masa tanggap darurat banjir di wilayah DKI Jakarta perlu diperpanjang selama tujuh hingga 10 hari ke depan karena masih banyak persoalan pascabanjir di lapangan yang belum terselesaikan."Kami
News Editor
News Editor - Bisnis.com 27 Januari 2013  |  10:35 WIB

JAKARTA:  Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNBP) menyatakan masa tanggap darurat banjir di wilayah DKI Jakarta perlu diperpanjang selama tujuh hingga 10 hari ke depan karena masih banyak persoalan pascabanjir di lapangan yang belum terselesaikan.

"Kami mengusulkan agar masa tanggap darusat banjir diperpanjang menjadi masa transisi darurat sampai 7 hingga 10 hari ke depan," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, Minggu (27/1/2013).

Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, di lapangan kini masih banyak masalah yang belum terselesaikan pascamusibah banjir terjadi.

Sutopo mencontohkan hingga kini da lebih dari 4.500 pengungsi, banyak kerusakan sarana dan infrastruktur yang harus diperbaiki, hingga sampah di sungai yang harus diangkut dan disingkirkan.

"Lumpur di pemukiman juga menjadi masalah lain ditambah pompa waduk-waduk yang masih rusak, dan prasarana lain yang harus juga diperbaiki. Ini semua perlu waktu," katanya.

IDia menjelaskan keputusan untuk mencabut dan memperpanjang masa tanggap darurat sepenuhnya ada di tangan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo.

Oleh karena itu, ia berharap usul BNBP untuk memperpanjang masa tanggap darurat menjadi perhatian serius.

"Untuk bisa menggunakan dana BNBP sebagai dana untuk memperbaiki kerusakan dan pemulihan pasca-banjir harus ada pernyataan dari Gubernur DKI sehingga dana bisa cair. Kalau tidak ada pernyataan itu kami kesulitan," katanya. (Antara/bas)

Menurut dia, jika mekanisme itu tidak dipenuhi maka BNBP tidak bisa mencairkan dana "recovery" banjir karena menyalahi ketentuan.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Newswire

Editor : Bambang Supriyanto

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top