Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PERJUANGAN MERAH PUTIH Harus Jadi Motivasi Perangi Korupsi

KUTAI KARTANEGARA, Kaltim--Menjelang peringatan perjuangan heroik melawan penjajah Belanda di Kecamatan Sangasanga pada 27 Januari 2013, Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari melakukan serangkaian kegiatan.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 26 Januari 2013  |  20:18 WIB

KUTAI KARTANEGARA, Kaltim--Menjelang peringatan perjuangan heroik melawan penjajah Belanda di Kecamatan Sangasanga pada 27 Januari 2013, Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari melakukan serangkaian kegiatan.

Kegiatan yang dilakukan a.l bersepeda di pagi hari bersama masyarakat hingga meninjau proyek jalan, puskesmas pembantu dan sekolah di Sangasanga, Sabtu (26/1/2013).
 

Rita mengatakan hendaknya generasi muda saat ini terus meningkatkan perannya dalam pembangunan untuk menghormati para pejuang yang telah mengorbankan jiwa dan raga saat mempertahankan tanah air.
 

"Merah putih merupakan sejarah yang harus terus dikenang, diteladani dan dijiwai sehingga lahir para pahlawan di masa sekarang dengan cara kekinian. Kita masih harus berperang melawan kebodohan, kemiskinan dan harus betul sadar bahwa tanpa perjuangan para pahlawan kita tidak bisa menikmati kemerdekaan hari ini," terang Rita.
 

Menurutnya, Perjuangan Merah Putih harus menjadi motivasi bagi seluruh masyarakat terutama dalam memerangi korupsi, dengan tidak menjadi jiwa yang malas dan selalu mencari kesalahan-kesalahan orang lain.

"Jadi harus berperang melawan jiwa yang malas, yang saling menyalahkan, penakut dan yang pasti harus memiliki jiwa anti korupsi," ujarnya.
 

Kecamatan Sangasanga merupakan salah satu wilayah penghasil minyak bumi sejak 1897.

Di daerah inilah pernah terjadi peristiwa heroik ketika para pejuang kemerdekaan yang tergabung dalam Badan Pembela Republik Indonesia (BPRI) bersama rakyat mempertahankan Sangasanga dari gempuran Belanda.

Cukup banyak korban yang berjatuhan dari pihak pejuang dan rakyat Sangasanga, yang dikenang sebagai Peristiwa Perjuangan Merah Putih Sangasanga.
 

”Di Kecamatan Sangasanga ini, saya mengajak seluruh pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) agar lebih giat membangun daerah ini agar lebih maju. Kita harus berjuang membangun Sangasanga seperti para pejuang yang berjuang tanpa pamrih,” ujarnya.
 

Rita berharap peringatan Merah Putih Sangasanga dapat menjadi contoh bagi para pemimpin atau kepala daerah di Kaltim. Agar berjuang membangun Kaltim.

”Saya meminta peringatan Merah Putih ini harus lebih ditingkatkan dengan mengajak Gubernur Kaltim menjadi inspektur upacara pada tahun berikutnya dan para Wali Kota serta Bupati se Kaltim untuk ikut hadir. Agar bisa mengambil contoh teladan dari para pejuang yang mengorbankan jiwanya untuk tanah air,” papar Rita.
 

Sementara itu, memperingati Perjuangan Merah Putih serangkaian kegiatan akan digelar.

Sebanyak 42 stand akan meramaikan pameran pembangunan Gerbang Raja di Lapangan Eks MTQ, Jl Slamet Riyadi Sangasanga pada 26-31 Januari 2013.

Pameran pembangunan akan diisi oleh SKPD di lingkup Pemkab Kukar, sejumlah UKM, sekolah, organisasi, komunitas, pihak rumah sakit hingga sejumlah perusahaan yang beroperasi di Sangasanga.

Pameran juga menampilkan hiburan kesenian tradisional yaitu Debus asal Banten dan kesenian dari Ponorogo.

Pada Minggu, 27 Januari tepat pukul 24.00 Wita, akan digelar tahlilan untuk mendoakan para pejuang yang gugur dalam perjuangan Merah Putih Sangasanga pada 66 tahun silam. Kemudian dilanjutkan dengan renungan suci di Taman Makam Pahlawan Wadah Batuah Sangasanga. (K46)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Muhamad Yamin

Editor : Wiwiek Dwi Endah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top