Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

SERANGAN CYBER: AS Menilai Berdampak Sama Dengan Badai Sandy

WASHINGTON—Sekretaris Lembaga Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat Janet Napolitano memperingatkan kementerian, terkait dengan serangan cyber sebagai ancaman yang sama dampaknya, seperti badai Sandy tahun lalu di Pesisir Timur negara ini.Menurutnya,
News Editor
News Editor - Bisnis.com 25 Januari 2013  |  12:00 WIB

WASHINGTON—Sekretaris Lembaga Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat Janet Napolitano memperingatkan kementerian, terkait dengan serangan cyber sebagai ancaman yang sama dampaknya, seperti badai Sandy tahun lalu di Pesisir Timur negara ini.

Menurutnya, dunia maya dalam status 9/11 (seperti kejadian 11 September 2001) dapat terjadi dalam waktu dekat, sehingga semua inftrastruktur harus dipersiapkan, termasuk air, listrik dan gas.

“Kita tidak harus menunggu sampai ada 9/11 di dunia cyber, tetapi ada hal-hal yang harus dilakukan sekarang ini dengan mencegah agar mengurangi tingkat kerusakan,” kata Napolitano seperti dikutip Reuters, Jumat (25/1).

Para pejabat mencontohkan serangan hacking baru yang terjadi pada bank-bank di Amerika Serikat sebagai tanda bahwa ancaman cyber adalah nyata dan berkembang.

Dia juga mendesak Kongres untuk meloloskan regulasi yang mengatur keamanan cyber, sehingga pemerintah dapat berbagi informasi dengan sektor swasta untuk mencegah serangan pada sektor infrastruktur.

Sebuah RUU Keamanan Cyber gagal di tetapkan dalam Kongres tahun lalu, karena golongan pebisnis dan kelompok-kelompok swasta menentangnya dengan satu alasan harus berbagi informasi antara perusahaan swasta dengan Pemerintah Amerika Serikat.

Para pebisnis mengatakan dengan undang-undang itu maka pemerintah melampaui batas, sedangkan bagi kelompok swasta lainnya menilai ada kemungkinan pemerintah akan ‘menguping’ Internet.

Sementara itu, Presiden Barack Obama diperkirakan segera menerbitkan perintah yang akan membuat sebuah sistem sukarela untuk membantu melindungi beberapa infrastruktur penting dan menawarkan insentif bagi perusahaan yang ingin berpartisipasi. (Reuters/tri/spr)

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Newswire/ Rochmad Fitriana

Editor : Sylviana Pravita RKN

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top