Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PEMBIAYAAN: SAN Finance siap emisi MTN Rp300 miliar

- Bisnis.com 24 Januari 2013  |  16:45 WIB
JAKARTA-Perusahaan PT Astra International Tbk yang bergerak dalam bidang penyewaan alat berat, PT Surya Artha Nusantara Finance berencana menerbitkan medium term notes senilai Rp300 miliar.
 
Lembaga pemeringkat internasional Fitch Rating menetapkan peringkat AA terhadap MTN Surya Artha Nusantara Finance (SANF) IV/2013 senilai Rp300 miliar dengan tenor 36 bulan.
 
Analis Fitch Rating Julita Wikana mengungkapkan procit penerbitan MTN tersebut akan mendukung pertumbuhan bisnis perseroan.
 
 
“Peringkat yang diberikan kepada SANF mencerminkan ekspektasi Fitch terhadap dukungan lanjutan yang kuat dan komitmen dari pemegang saham mayoritas, PT Astra International Tbk,” ujarnya dalam keterangan yang dirilis, Rabu(23/1/2013).
 
Menurut dia, peringkat juga mempertimbangkan kepentingan strategis akun SANF untuk Grup Astra sebagai pemikul pembiayaan dalam memperluas bisnis distribusi alat berat di Indonesia melalui anak usahanya PT United Tractors Tbk.
 
Setiap kecenderungan pelemahan dukungan dari induknya, akan berdampak pada peringkat nasional SANF, juga perubahan signifikan pada kinerja keuangan.
 
Fitch mencatat bahwa tantangan SANF dalam prospek ekonomi global adalah melemahnya harga komoditas dan tambang  yang merupakan sektor garapan SANF. Selain itu, pertumbuhan kredit yang kuat dalam dua tahun terakhir juga dapat melemahkan kualitas aset SANG pada 2013.
 
“Pinjaman terlambat selama 1-60 hari meningkat 28% dari total piutang pada sembilan bulan pertama 2013, lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya hanya 12%,” sebutnya.
 
Hal itu menyebabkan non perfoarming loan atau kredit macet meningkat, sementara profitabilitas dan penyediaan dana penutup harus ada untuk menopang kerugian nilai kredit.
 
Untuk diketahui, SANF didirikan pada 1983 oleh Grup Astra dan berfokus pada bisnis penyewaan alat berat.Sebanyak 60% saham digenggam Astra International, sisanya 40% saham dimiliki Grup Marubeni.(faa)
 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Fahmi Achmad

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top