Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

DIRUT DAYAINDO SUDIRO MENINGGAL: Penyebab belum diketahui

JAKARTA--Di tengah belitan sejumlah kasus hukum yang menimpa perusahaan yang dipimpinnya, Direktur Utama PT Dayaindo Resources International Tbk (KARK) Sudiro Andi Wiguna meninggal dunia tadi pagi, Rabu (23/1).Menurut keterangan pengacara perusahaan
- Bisnis.com 23 Januari 2013  |  14:14 WIB

JAKARTA--Di tengah belitan sejumlah kasus hukum yang menimpa perusahaan yang dipimpinnya, Direktur Utama PT Dayaindo Resources International Tbk (KARK) Sudiro Andi Wiguna meninggal dunia tadi pagi, Rabu (23/1).

Menurut keterangan pengacara perusahaan Liston Sitorus, pria kelahiran Blora itu menghembuskan nafas terakhirnya di rumahnya di kawasan Bintaro Tangerang, Banten.

"Iya benar [Pak Sudiro meninggal] tadi pagi di rumahnya. Penyebabnya saya belum tahu," katanya singkat saat dihubungi Bisnis. "Saat ini jenazah almarhum disemayamkan di rumah duka di kawasan Bintaro."

Almarhum Sudiro adalah profesional muda berusia 35 tahun jebolan sebuah pesantren di daerah Cepu Jawa Tengah. Dia menjabat sebagai direktur utama emiten berkode KARK sejak 2007 hingga sekarang.

Jenjang karirnya di dunia profesional dimulainya dari titik nol. Perjuangannya di dunia kerja diawali saat Sudiro memutuskan untuk hijrah mengadu nasib ke Jakarta selepas lulus SMA.

Sembari kuliah, Sudiro menyambi bekerja bahkan pekerjaan menjadi pencuci mobil salah seorang pejabat sempat dia lakoni.

Usai kuliah, dia memulai karirnya dengan menjadi seorang trainer di lembaga pelatihan motivasi hingga dipercaya menjadi orang nomor satu di Dayaindo, perusahaan pertambangan, energi, dan infrastruktur.

Adapun, kasus hukum yang menimpa Dayaindo antara lain masalah utang piutang, yang belakangan menuai gugatan pailit hingga muncul rumors perseroan berniat keluar dari bursa (go private). (Bsi)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Bastanul Siregar

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top