Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

RUSUH ETNIS SUMBAWA: Mangku Pastika angkat bicara, minta warga Bali tak terpengaruh

DENPASAR: Gubernur Bali Made Mangku Pastika meminta masyarakatnya tidak terpancing kerusuhan yang terjadi di Sumbawa Besar, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat."Aparat pemerintah dan aparat keamanan di sana sudah mengambil langkah-langkah yang
News Editor
News Editor - Bisnis.com 23 Januari 2013  |  13:10 WIB

DENPASAR: Gubernur Bali Made Mangku Pastika meminta masyarakatnya tidak terpancing kerusuhan yang terjadi di Sumbawa Besar, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat.

"Aparat pemerintah dan aparat keamanan di sana sudah mengambil langkah-langkah yang tepat untuk menyelesaikan masalah itu," katanya di sela-sela Rapat Kerja Evaluasi Program Pembangunan Bali Semester II/2012, di Denpasar, Rabu (23/01).

Pastika menyampaikan bahwa dia juga sudah berkomunikasi melalui telepon dengan Kapolda dan Gubernur NTB pada Selasa (22/1) malam.

"Saya tanyakan pemicu kerusuhan memang karena kesalahpahaman, tidak ada masalah yang serius sesungguhnya. Tetapi kemudian ada provokasi sehingga Hotel Tambora, hotel pertama di sana dan satu toko punya pemilik hotel itu sendiri yang tidak ada hubungannya sama sekali dengan peristiwa kecelakaan lalu lintas itu, dibakar," ujarnya.

Ia menjelaskan, kejadian bermula dari putra Bali yang kebetulan anggota Polri bernama Brigadir I Gede Eka Suarjana, keluar bermalam Minggu bersama kekasihnya bernama Arniati warga asli keturunan Sumbawa, menggunakan sepeda motor dengan cara berboncengan.

"Kemudian terjadi kecelakaan. Yang putri meninggal, sedangkan yang putranya luka parah sehingga tidak bisa dirawat di Sumbawa dan harus dirujuk ke Mataram," katanya.

Tetapi inilah, lanjut dia, seolah-olah ada perkosaan, pembunuhan. Padahal itu murni adalah kecelakaan lalu lintas dan banyak saksinya.

"Jadi saya memohon kepada seluruh masyarakat Bali dimana pun berada jangan terpancing oleh hal-hal seperti ini," kata Pastika. (Antara/Bsi)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Newswire

Editor : Bastanul Siregar

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top