Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

HEADLINE HARI INI: Peningkatan Realisasi Investasi Jadi Sorotan

JAKARTA—Informasi tentang realisasi investasi di Indonesia yang terus meningkat menjadi pilihan sejumlah media cetak sebagai fokus pemberitaan mereka pada hari ini, Rabu (23/1).
- Bisnis.com 23 Januari 2013  |  07:00 WIB

JAKARTA—Informasi tentang realisasi investasi di Indonesia yang terus meningkat menjadi pilihan sejumlah media cetak sebagai fokus pemberitaan mereka pada hari ini, Rabu (23/1).

 

Investasi asing

 

Buruknya regulasi di Indonesia memicu investasi asing yang masuk lebih banyak ke sektor pertambangan.

 

Penanaman Modal Asing (PMA) ini hanya mengeruk kekayaan alam Tanah Air tanpa memberi nilai tambah apa-apa ke bangsa ini. (Neraca).

 

Realisasi investasi

 

Tak kan lari gunung dikejar.

 

Perlahan tapi pasti, realisasi investasi langsung ke Indonesia terus meningkat, baik oleh investor lokal dan asing atau foreign direct investment (FDI). (Kontan).

 

Tambang primadona

 

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menyatakan sepanjang 2012 realisasi investasi asing di sektor pertambangan mencapai US$4,3 miliar.

 

Investasi itu mendominasi sektor-sektor yang selama ini diminati asing dari Januari-Desember 2012 dengan porsi 17,3%. (Indonesia Finance Today).

 

Kerugian banjir

 

Banjir yang melanda kawasan perdagangan di Jakarta Utara dan Jakarta Barat sejak beberapa hari terakhir menimbulkan kerugian yang signifikan.

 

Kerugian tak hanya dirasakan pedagang kelas grosir dan eceran, tetapi langsung memukul para pekerja di level terbawah. (Kompas).

 

Kartel pangan

 

Komite Ekonomi Nasional (KEN) mengadukan kartel pangan kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

 

Kartel diduga mengendalikan harga, stok, dan pasokan lima komoditas pangan utama di dalam negeri, yakni beras, gula, kedelai, jagung, dan daging sapi. (Investor Daily). (spr)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Sylviana Pravita RKN

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top