Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KRISIS ALJAZAIR: 37 Warga Asing Tewas Dalam Penyanderaan

ALJIR--Tiga-puluh tujuh warga asing dengan delapan kewarganegaraan yang berbeda tewas selama krisis penyanderaan oleh militan di sebuah ladang gas Aljazair, demikian diumumkan Perdana Menteri Abdelmalek Sellal, Senin (21/1) waktu setempat."Tiga-puluh
News Editor
News Editor - Bisnis.com 22 Januari 2013  |  04:52 WIB

ALJIR--Tiga-puluh tujuh warga asing dengan delapan kewarganegaraan yang berbeda tewas selama krisis penyanderaan oleh militan di sebuah ladang gas Aljazair, demikian diumumkan Perdana Menteri Abdelmalek Sellal, Senin (21/1) waktu setempat.

"Tiga-puluh tujuh warga asing dengan delapan kewarganegaraan yang berbeda" tewas selama krisis empat hari itu, kata Sellal pada jumpa pers di Aljir tanpa menyebutkan negara tempat asal korban.

Seorang warga Aljazair juga tewas sehingga jumlah kematian mencapai 38, sementara lima warga asing lain masih hilang, tambah PM itu.

Korban-korban tewas yang telah dikonfirmasi beberapa sumber resmi lain mencakup satu warga Prancis, satu AS, dua Romania, tiga Inggris, enam Filipina dan tujuh orang Jepang.

Menurut Sellal, selama penyerbuan pamungkas oleh militer Aljazair terhadap ladang gas itu, kelompok orang bersenjata yang tersisa mengeksekusi sejumlah sandera dengan menembak kepala mereka.

Sabtu, Kementerian Dalam Negeri Aljazair mengatakan bahwa 23 sandera asing dan Aljazair tewas selama krisis itu, yang berakhir Sabtu dengan penyerbuan pasukan khusus Aljazair terhadap kompleks ladang gas yang dikuasai militan itu.

Menurut kementerian itu, 685 orang Aljazair dan 107 sandera asing telah dibebaskan. (Antara/if)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Newswires

Editor : Ismail Fahmi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top