Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BANJIR JAKARTA: Pengembang properti rugi moril

JAKARTA—Pengembang properti tidak mengalami kerugian materiil yang berarti akibat bencana banjir yang melanda Jakarta belum lama ini.
- Bisnis.com 22 Januari 2013  |  20:31 WIB

JAKARTA—Pengembang properti tidak mengalami kerugian materiil yang berarti akibat bencana banjir yang melanda Jakarta belum lama ini.

Setyo Maharso, Ketua Umum Persatuan Perusahaan Real Estate Indonesia (REI), mengatakan kerugian yang diderita pengembang lebih mengarah ke kerugian moril, karena lokasi yang dulunya tidak terkena banjir, kali ini terkena.

“Pengembang cuma harus membersihkan sisa-sisa banjir yang merendam proyeknya. Kalau tidak salah ada lima sampai 10 proyek perumahan landed yang terendam banjir kemarin,” ujarnya kepada Bisnis, Selasa (22/1/2013).

Dia meminta tidak ada pihak yang saling menyalahkan terkait musibah banjir yang melanda Jakarta, apalagi menjadikan pesatnya pembangunan properti sebagai kambing hitam.

“Tidak ada jaminan bahwa Jakarta tidak akan banjir meskipun pembangunan properti tidak sepesat sekarang. Lagipula, proses yang dilalui pengembang untuk memperoleh IMB (Izin Mendirikan Bangunan) juga cukup panjang dan melibatkan para pakar,” paparnya.

Dia menyatakan REI siap diajak diskusi untuk mencari solusi masalah banjir ini, karena pengembang juga mengalami kerugian dengan terjadinya bencana tersebut.

Salah satu solusi yang dia sarankan adalah penerapan teknologi gedung ramah lingkungan (green building) yang telah memperhitungkan semua aspek termasuk serapan air dan sistem recycling.

Ketua Dewan Pembina Asosiasi Pengelola Pusat Perbelanjaan Indonesia (APPBI) Stefanus Ridwan menerangkan keberadaan pusat perbelanjaan juga tidak bisa dituding sebagai penyebab banjir, karena nyatanya mall Jakarta yang terendam baru satu, yakni Pluit Village.

“Pluit Village sempat terendam sekitar 20 cm, dan sekarang mulai surut. Yang banjirnya masih tinggi hanya jalan menuju ke sana. Itupun bukan disebabkan masalah drainase,” ujarnya.(msb)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Bunga Citra Arum Nursyifani

Editor : Martin-nonaktif

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top