Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PILKADA SULSEL 2013: Jangan Bikin Rusuh Jika Tak Ingin Ditembak

MAKASSAR-Pemilihan kepala daerah Sulawesi Selatan digelar hari ini (22/1). Untuk menjamin kelancaran pilkada ini, Polda Sulsel tidak akan menoleransi setiap tindakan yang hendak mengacaukan jalannya hajatan lima tahunan ini.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 22 Januari 2013  |  06:06 WIB

MAKASSAR-Pemilihan kepala daerah Sulawesi Selatan digelar hari ini (22/1). Untuk menjamin kelancaran pilkada ini, Polda Sulsel tidak akan menoleransi setiap tindakan yang hendak mengacaukan jalannya hajatan lima tahunan ini.

“Saya tegaskan kalau ada yang melakukan hal-hal yang membuat rusuh, saya instruksikan kepada anggota untuk melakukan tembakan terukur,” kata Kapolda Sulselbar Irjen Pol Mudji Waluyo.

Penembakan terukur terhadap para pelaku kerusuhan itu sesuai dengan prosedur tetap (protap) 01 yang tertuang dalam peraturan Nomor 1/X/2010 tentang Penanggulangan Tindakan Anarkis.

Dalam Protap 01 diatur apabila pelaku tidak mengindahkan tembakan peringatan, dilakukan tembakan terukur (terarah) yang tidak mematikan kepada sasaran.

Mantan Kapolda Maluku itu berharap agar proses Pilkada Sulsel dapat berjalan lancar, aman, dan tertib tanpa harus ada tindakan dari aparat penegak hukum.

“Kami semua berharap agar proses Pilkada Sulsel ini bisa berjalan lancar, aman, tertib, dan damai seperti yang terjadi di Pilkada Jakarta tanpa adanya gangguan berupa kerusuhan dan lain-lain”.

Sementara itu Polrestabes Makassar akan mengerahkan 1.267 personel dalam mengamankan tempat pemungutan suara (TPS).

“Dari total personil sebanyak 1.267 personil itu sudah disebar untuk mengamankan proses pencoblosan di 2.119 TPS di Makassar. Personil yang diturunkan juga dari semua kesatuan yang ada di kepolisian,” kata Kepala Bagian Operasional Polrestabes Makassar AKBP Muhammad Ridwan.

Tiga pasangan calon bertarung dalam pilkada ini yakni Ilham Arief Sirajuddin-Azis Kahhar Mudzakkar (IA) nomor urut 1, Syahrul Yasin Limpo-Agus Arifin Nu'mang (Sayang) nomor urut 2, serta Andi Rudiyanto Asapa-Andi Nawir Pasinringi (Garudana) dengan nomor urut 3. (antara/yus)
 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Newswire

Editor : Yusran-nonaktif

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top