Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BANJIR JAKARTA: Pemerintah Siapkan Rp2 Triliun Untuk Penanggulangan

JAKARTA--Pemerintah menganggarkan Rp2 triliun untuk penanggulangan banjir Jakarta yaitu pengembangan dan naturalisasi Kali Ciliwung, sodetan dari Kali Ciliwung sampai Kanal Banjir Timur, dan pengadaan fasilitas mandi, cuci, dan kakus (MCK).Menteri Keuangan
- Bisnis.com 21 Januari 2013  |  22:26 WIB

JAKARTA--Pemerintah menganggarkan Rp2 triliun untuk penanggulangan banjir Jakarta yaitu pengembangan dan naturalisasi Kali Ciliwung, sodetan dari Kali Ciliwung sampai Kanal Banjir Timur, dan pengadaan fasilitas mandi, cuci, dan kakus (MCK).

Menteri Keuangan Agus D.W. Martowardojo mengatakan anggaran sebesar Rp2 triliun itu dipakai untuk proyek jangka pendek dan jangka panjang dengan total rentang waktu 2 tahun.

"Pengembangan dan penaturalan Ciliwung itu di 2013 dan 2014, kira-kira anggarannya Rp1,2 triliun," katanya di DPR, Senin (21/1).

Dalam normalisasi itu, pemerintah daerah akan bertugas melakukan pembebasan lahan dan pembangunannya akan dilakukan pemerintah pusat. Normalisasi Kali Ciliwung itu, katanya, akan meliputi wilayah Pesanggrahan, Muara Angke, dan Sunter.

Adapun, program sodetan Kali Ciliwung sampai Kanal Banjir Timur dianggarkan sekitar Rp500 miliar dan akan segera dilaksanakan pada tahun ini.

"Kanal Banjir Barat berjalan efektif, tapi [Kanal Banjir] Timur tidak jadi perlu ada sodetan," katanya.

Sodetan itu dilakukan karena kanal banjir timur belum bisa mengalihkan luapan air Kali Ciliwung secara efektif.

"Yang ketiga adalah MCK mobile karena banyak pengungsi tak punya fasilitasnya dan pengadaan pompa air. Kira-kira 2 tahun ini sekitar 2 triliun," ujarnya.

Saat ini, jelas Menkeu, alokasi tersebut belum ada mekanisme penganggarannya dan akan segera dibahas di DPR. Menkeu belum bisa mengungkapkan mekanisme penganggaran dana tersebut.

"Saya masih belum bisa lihat bentuknya. Bisa pergeseran anggaran di PU [Kementerian Pekerjaan Umum atau inisiatif untuk panggunaan dana cadangan, atau dimasukkan ke APBN-P 2013," ujarnya. (if)
 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Ismail Fahmi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top