Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

UMP SUMSEL Disepakati Naik 20% Jadi Rp1.630.00

PALEMBANG – Pemerintah Provinsi Sumsel menyepakati penaikkan upah minimum provinsi sebesar 20% dari sebelumnya Rp1.350.000 menjadi Rp1.630.000 setelah ratusan buruh menggelar aksi unjuk rasa di halaman kantor gubernur hari ini,  Senin (21/1/2013).
- Bisnis.com 21 Januari 2013  |  20:19 WIB

PALEMBANG – Pemerintah Provinsi Sumsel menyepakati penaikkan upah minimum provinsi sebesar 20% dari sebelumnya Rp1.350.000 menjadi Rp1.630.000 setelah ratusan buruh menggelar aksi unjuk rasa di halaman kantor gubernur hari ini,  Senin (21/1/2013).

Sebelumnya, berbagai kelompok buruh pernah menggelar aksi serupa menuntut penaikan upah minimum provinsi (UMP). Aksi itu juga membuahkan hasil penaikan nilai dari Rp1.300.000 menjadi Rp1.350.000.

Ketua Konfederasi Asosiasi Serikat Buruh Indonesia Nining Elitos mengatakan pihaknya merasa puas atas terpenuhinya tuntutan penaikan upah tersebut.

“Sebetulnya UMP yang layak untuk buruh di sini sebesar Rp1.874.000 tetapi kami masih memikirkan kepentingan pengusaha yang mengupah kami,” katanya hari ini, Senin (21/1/2013).

Dia mengatakan unjuk rasa yang digelar tersebut adalah menolak  SK  No. 745/KPTS/Disnakertrans/2012 yang menetapkan upah sebesar Rp1.350.000 yang dinilai tidak memenuhi angka kebutuhan hidup layak (KHL).

Dia berharap pemerintah segera merevisi surat keputusan itu dan pengusaha mau merealisasikan upah yang akan tertuang dalam SK revisi tersebut.

Sementara itu Gubenur Sumsel Alex Noerdin mengatakan besaran UMP yang disepakati itu merupakan yang tertinggi di Pulau Sumatra sehingga diharapkan buruh mau menerima angka kesepakatan itu.

“Besaran UMP ini sudah yang tertinggi di Pulau Sumatra kalau ditambah lagi nanti gubernur provinsi lain bisa protes,” katanya.

Alex mengatakan dia akan segera melakukan lobi kepada para pengusaha agar bisa merealisasikan keputusan ini.   Menurutnya, besaran yang disepakati saat ini juga sudah mempertimbangkan kemampuan pengusaha. (sut)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Sutarno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top