Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

GUBERNUR KALBAR: Pemkot Pontianak Segera Miliki Bank Darah

PONTIANAK--Gubernur Kalimantan Barat Cornelis mendesak Pemerintah Kota Pontianak untuk segera memiliki bank darah, khususnya untuk memenuhi kebutuhan darah di Kota Pontianak dan Kalbar pada  umumnya.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 21 Januari 2013  |  15:30 WIB

PONTIANAK--Gubernur Kalimantan Barat Cornelis mendesak Pemerintah Kota Pontianak untuk segera memiliki bank darah, khususnya untuk memenuhi kebutuhan darah di Kota Pontianak dan Kalbar pada  umumnya.



"Palang Merah Indonesia (PMI) Pontianak harus mampu menyediakan bank darah khusus, karena di Pontianak banyak rumah sakit baik milik pemerintah maupun swasta," kata Cornelis di sela-sela pelantikan pengurus PMI Kalbar yang dihadiri Ketua Umum PMI Jusuf Kalla di Pontianak, Senin (21/1/2013).


Dia mengatakan terkait kebutuhan bank darah tersebut, Pemkot Pontianak juga perlu melakukan sosialisasi pada instansi pemerintah TNI, polisi, anak-anak sekolah dan PNS dalam menyuplai kebutuhan darah pada bank darah khusus tersebut.


"Kalau Pemkot Pontianak membutuhkan bantuan, Pemprov Kalbar siap memberikan bantuan dalam bentuk apapun," katanya.


Dia juga mengatakan rumah sakit di Kota Pontianak sebagai tempat tujuan masyarakat di Kalbar untuk berobat, sehingga sudah selayaknya memiliki bank darah khusus.


"Saya tidak mau lagi ada keluhan kekurangan darah, kalau tidak mampu ajukan ke Pemprov Kalbar," ujarnya.


Menurutnya, dampak keterlambatan atau kekurangan darah bisa berakibat menghilangkan nyawa orang lain, karena sulitnya mencari darah.


Ketua Umum PMI Jusuf Kalla mengatakan partisipasi atau keadaan donor darah di Kalbar masih rendah dari kebutuhan sehingga perlu ditingkatkan lagi.


"Ini sebenarnya tugas negara, tetapi dilimpahkan ke PMI dalam mendorong orang untuk mendonorkan darahnya," kata pria yang akrab disapa JK ini.


Menurutnya, orang yang rutin donor darah pasti bebas dari penyakit HIV dan spilis, karena darahnya pasti lolos dari penyakit itu.


"Kami minta semua penerimaan PNS, polisi dan TNI diwajibkan donor darah sehingga tidak perlu cek darah lagi untuk mengetahui penyakit lainnya," ujar JK. (K46)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Odie Krisno

Editor : Wiwiek Dwi Endah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top