Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

POLRSETA JOGJA Intensifkan Razia Narboka di Kelab Malam

JOGJA—Polresta Jogja akan meningkatkan razia obat-obatan terlarang di seluruh kelab malam untuk menekan jumlah peredaran barang haram tersebut. 
- Bisnis.com 20 Januari 2013  |  13:29 WIB

JOGJA—Polresta Jogja akan meningkatkan razia obat-obatan terlarang di seluruh kelab malam untuk menekan jumlah peredaran barang haram tersebut. 



Kasat Reskrim Narkoba Polresta Jogja Kompol Topo Subroto mengatakan dari sisi jumlah, tidak ada peningkatan signifikan atas kasus yang ditangani pada tahun lalu. Namun demikian, lanjutnya, Jogja diakui menjadi salah satu kota yang rawan peredaran obat-obatan terlarang sehingga harus terus diwaspadai. 



“Peredaran narkoba ini kan banyak yang menyasar pelajar dan mahasiswa. Untuk menekan peredarannya kami akan meningkatkan razia khusunya di klub malam dan kos-kosan,” katanya saat dihubungi hari ini, Minggu (20/1/2013). 



Dia mengungkapkan pekan ini Polresta Jogja akan mulai melakukan razia narkoba kesejumlah lokasi. Namun dia enggan menyebutkan kapan dan lokasi yang akan disasar. 


“Razia akan kami mulai pekan ini. Untuk waktu dan lokasi tentunya tidak bisa saya sampaikan,” ujarnya. 



Topo menyebutkan pada 2012, Polresta telah menangani 57 perkara  narkoba dengan 70 tersangka. Jumlah tersebut, lanjutnya, lebih rendah dibandingkan dengan kasus yang ditangani pada 2011 sebanyak 58. 



Adapun kasus yang saat ini dalam proses penanganan di Polresta Jogja sebanyak 6 kasus dengan 9 tersangka. Dia mengakui kesulitan dalam mengusut peredaran narkoba di Kota Jogja. 



Pasalnya, lanjutnya, jaringan transaksi jual-beli obat terlarang tersebut sulit diusut karena melibatkan banyak pihak. 



“Mata rantainya [pengedar] susah diketahui karena pengguna biasanya mendapatkan obat-obatan melalui transaksi yang beragam. Sejauh ini kebanyakan yang ditangkap adalah pengguna,” ungkapnya. 



Selain razia, Topo mengatakan Polresta Jogja akan meningkatkan penyuluhan-penyuluhan terkait bahaya penggunaan obat-obatan terlarang dan ancaman hukumnnya. Penyuluhan tersebut akan secara rutin dilakukan di sekolah, kampus, tempat publik seperti pasar dan terminal. (sut) 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Sutarno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top