Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BANJIR JAKARTA: Sejumlah Stasiun Kereta Masih Terendam Banjir

JAKARTA- Perjalanan kereta rel listrik Commuter Line Jabodetabek masih terhambat disejumlah lintas karena beberapa stasiun yang masih terendam banjir, sehingga dari Bogor dan Bekasi hanya sampai Stasiun Manggarai.Manager Komunikasi PT KAI Commuter Jabodetabek
- Bisnis.com 18 Januari 2013  |  08:15 WIB

JAKARTA- Perjalanan kereta rel listrik Commuter Line Jabodetabek masih terhambat disejumlah lintas karena beberapa stasiun yang masih terendam banjir, sehingga dari Bogor dan Bekasi hanya sampai Stasiun Manggarai.

Manager Komunikasi PT KAI Commuter Jabodetabek Eva Chairunisa mengatakan stasiun yang masih terendam banjir untuk kedua harinya secara berturut-turut yakni Stasiun  Jakarta Kota, Kampung Bandan, Tanah Abang, Sudirman, dan Bojong Indah.

"Kereta rel llistrik (KRL) dari lintas Bogor dan Bekasi mengakhiri perjalanan hanya sampai di Stasiun Manggarai. Kereta tidak dapat melintas dijalur loopline karena banjir di Stasiun Tanah Abang dan Sudirman," kata Eva, Jumat (18/1/2013) pagi.

KRL dari lintas Serpong, imbuhnya, mengakhiri perjalanan hanya sampai St Palmerah. KRL dari lintas Tangerang semua perjalanan dibatalkan.

"PT KAI Commuter Jabodetabek mengucapkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pengguna jasa KRL atas terhambatnya sejumlah perjalanan KRL di Jabodetabek," kata Eva.

Dia menjelaskan hingga pagi ini ketinggian banjir di beberapa stasiun yang terendam banjir yakni
Stasiun Kampung Bandan 27cm, Stasiun Tanah Abang 10 cm, Petak Jalan Kemayoran-Tanjung Priok 15 cm, Stasiun Jakarta Gudang 40 cm, Stasiun Sudirman-Manggarai Km 3+2/3 ballas rel tergerus air sepanjang 50 m, saat ini air masih terus mengalir.

Eva menjelaskan antara Stasiun Rawa Buaya-Pesing banyak pengungsi ke jalan rel, sehingga ditutup untuk perjalanan kereta.

"Akibat banjir yang melanda sejak Kamis, 17 Januari, perjalanan kereta yang batal pada hari tersebut sekitar 191, sedangkan pada Jumat 18 Jan 2013 sebanyak 146," Eva. (spr)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Sylviana Pravita RKN

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top