Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PERUSAHAAN REAL ESTATE: Pungutan liar marak di BPN

BANDUNG-- Pengembang mengeluhkan praktek pungutan liar yang diklaim masih banyak dilakukan oknum di Badan Pertanahan Nasional.Setyo Maharso, Ketua Umum Persatuan Perusahaan Real Estate Indonesia (REI), mengatakan tingginya pungli atau biaya tidak resmi
- Bisnis.com 17 Januari 2013  |  20:18 WIB

BANDUNG-- Pengembang mengeluhkan praktek pungutan liar yang diklaim masih banyak dilakukan oknum di Badan Pertanahan Nasional.

Setyo Maharso, Ketua Umum Persatuan Perusahaan Real Estate Indonesia (REI), mengatakan tingginya pungli atau biaya tidak resmi yang dikenakan pada pengembang tersebut menghambat pengembang dalam membangun properti di berbagai daerah.

"Seharusnya masalah pertanahan dan perizinan ini dilaksanakan dalam satu atap, untuk semua daerah. Sebab, selama ini tidak seragam antara biaya resmi dan tidak resmi yang sudah naik hampr 1000%, dari Rp300 ribu menjadi Rp2,5 juta," ujar Setyo di sela  Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) REI, Kamis (17/1/2013).

Gede Ariyuda, Deputi Bidang Hak Tanah dan Pendaftaran Hak Tanah BPN,  mengatakan perizinan dan lama jangka waktu mengurus, serta biaya-biayanya telah diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) No 13 Tahun 2010 dan Keputusan Kepala BPN No 3 Tahun 2010.  

"Kami akan terus memonitor dan mengintrospeksi sistem kerja terkait perizinan dan pertanahan yang diajukan oleh pengembang," jelasnya.(msb)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Bunga Citra Arum Nursyifani

Editor : Martin-nonaktif

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top