Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

IMIGRASI BATAM: Wamenkumham Minta Calo Paspor Ditertibkan

BATAM--Wakil Menteri Hukum dan Ham Denny Indrayana meminta agar Kantor Imigrasi Batam menertibkan penyedia jasa pembuatan paspor ilegal atau calo paspor demi peningkatan pelayanan keimigrasian di Batam.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 17 Januari 2013  |  19:41 WIB

BATAM--Wakil Menteri Hukum dan Ham Denny Indrayana meminta agar Kantor Imigrasi Batam menertibkan penyedia jasa pembuatan paspor ilegal atau calo paspor demi peningkatan pelayanan keimigrasian di Batam.

Dia mengatakan saat kunjungannya di Batam pihaknya menemukan pelanggaran dengan adanya calo paspor yang berkeliaran di Kantor Imigrasi. Bahkan, calo-calo tersebut sudah ada yang berbentuk biro jasa pengurusan dokumen keimigrasian.

"Kami menemukan calo di Batam dan ada juga biro jasa yang mengarah pada calo. Kami minta agar ditertibkan," ujarnya saat kepada wartawan di Batam, Kamis (17/1).

Denny Indrayana mengunjungi Batam secara mendadak kemarin (Rabu, 16/1). Ia mengatakan dia tiba di pulau ini sekitar pukul 11.00 WIB dari Jakarta kemudian langsung menuju Kantor Imigrasi Batam yang ada di kawasan Batam Center.

Menurut Denny, akibat temuan ini ada ketidaktegasan Kepala Imigrasi Batam dalam menindak calo-calo tersebut. Pimpinan imigrasi Batam juga terancam dimutasi setelah masalah ini dibahas di tingkat pusat.

"Saya minta ada ketegasan sikap dari Imigrasi dalam menghilangkan calo di imigrasi. Calo harus dihilangkan dan tidak dilayani," sambungnya.

Namun sejauh ini, lanjut Denny, tidak ada pelanggaran berat yang dilakukan di imigrasi Batam. Ia berharap dengan kunjungan mendadak ini bisa mengurangi pelanggaran di instansi ini.

"Saya dan pak Menteri ingin mengurangi penyimpangan. Petugas juga diminta meningkatkan pelayanan. Empat hari, paspor harus selesai," tegasnya.

Dia juga menambahkan agar petugas tidak lagi menerima biaya kutipad diluar biaya administrasi pengurusan dokumen keimigrasian.

Saat ini menurutnya ada laporan temuan jika menggunakan biro jasa,  calo memungut Rp100 ribu per dokumen.

"Itu dibagi dengan petugas. Calonya menjanjikan pembuatan paspor lebih cepat," tuturnya.(k17/k59)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Chandra Gunawan

Editor : Yoseph Pencawan - nonaktif

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top