Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BNI MALANG: Penyaluran kredit tumbuh 35%

MALANG: Penyaluran kredit PT Bank Negara Indonesia (BNI) Cabang Malang sampai akhir 2012 tumbuh 35,7% bila dibandingkan posisi akhir 2011 yang sebesar Rp151 miliar.Pemimpin Cabang BNI Malang Herastuty Sidikirana mengatakan dari target penyaluran pencapaian
News Editor
News Editor - Bisnis.com 17 Januari 2013  |  18:52 WIB

MALANG: Penyaluran kredit PT Bank Negara Indonesia (BNI) Cabang Malang sampai akhir 2012 tumbuh 35,7% bila dibandingkan posisi akhir 2011 yang sebesar Rp151 miliar.

Pemimpin Cabang BNI Malang Herastuty Sidikirana mengatakan dari target penyaluran pencapaian masih kurang. Penyaluran kredit pada 2012 dipatok Rp238 miliar, sedangkan realisasinya Rp205 miliar.

"Kalau dari sisi pertumbuhan, realisasi penyaluran kredit sebesar itu sebenarnya sudah tinggi. Pencapaian itu sudah on the track," katanya, Kamis (17/1/2013).

Proporsi pembiayaan BNI Cabang Malang, kata dia, terutama untuk properti yang mencapai 80% atau konsumtif. Sedangkan untuk sektor perdangan atau BNI Wira Usaha (BWU) sebesar 20%.

Untuk sektor perekonomian produktif, ditangani BNI Sentra Kredit Kecil (SKC), tidak termasuk tugas dari BNI Cabang Malang.

Angka non performing loan (NPL), lanjut dia, berhasil ditekan ke posisi 0,2%, jauh di bawah angka toleransi dari Bank Indonesia yang sebesar 5%.

Pada tahun ini dia berharap realisasi penyaluran kredit bisa lebih bagus lagu. Pertimbangannya karena perekonomian diprediksi masih bagus dan bisnis properti di Malang juga masih berkembang, belum jenuh.

Menurut dia, posisi Kota Malang sebagai kota pendidikan dan kota pariwisata menguntungkan untuk perkembangan i bisnis properti.

Banyak orang tua asal luar kota, terutama luar Jawa, yang menyekolahkan atau mengkuliahkan anaknya di Kota Malang memilih membelikan rumah daripada mengindekoskannya.

Pertimbangannya, investasi perumahan sangat menguntungkan. Ketika anak mereka selesai sekolah atau kuliah dan harus meninggalkan Kota Malang, maka rumah tersebut bisa dijual dengan harga yang lebih tinggi daripada harga pembelian awal.

"Kami banyak melayani KPR dari warga asal Kalimantan yang membelikan  rumah untuk anak mereka yang sekolah maupun kuliah di Kota Malang."

Orang tua yang anaknya sekolah maupun kuliah menilai lebih aman anaknya tinggal di rumah sendiri daripada harus indekos.  (ra)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Choirul Anam

Editor : Rustam-nonaktif

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top