Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PULAU SEMAKAU: YPMI Sebut Singapura Caplok Pulau Terdepan RI

BATAM—Yayasan Pendidikan Maritim Indonesia (YPMI) menyebutkan Pulau Semakau, yang berada di Kecamatan Belakangpadang, Kota Batam, tercantum dalam peta negara Singapura.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 17 Januari 2013  |  10:20 WIB

BATAM—Yayasan Pendidikan Maritim Indonesia (YPMI) menyebutkan Pulau Semakau, yang berada di Kecamatan Belakangpadang, Kota Batam, tercantum dalam peta negara Singapura.

Nada Faza Soraya, Ketua Yayasan Pendidikan Maritim Indonesia mengungkapkan pihaknya menduga ada pencaplokan pulau terdepan RI oleh Singapura.

“Kami lihat di peta, semakau itu masuk peta Singapura,” ujarnya, Kamis (17/1/2013).

Dijelaskannya, belum lama ini pihaknya melakukan survei pulau-pulau terdepan yang akan diberikan pembangkit listrik solar cell melalui program Cahaya Nusantara bekerjasama dengan PT PLN Batam.

Survei itu menggunakan peta negara sebagai salah satu panduannya, baik peta RI maupun Negara Singapura.

Nah, saat melakukan pemetaan itulah YPMI, katanya, melihat Pulau Semakau, yang dalam peta RI berada di Kelurahan Pulau Kasu, Kecamatan Belakangpadang, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, tercantum dalam peta Negara Singapura.

Namun Nada mengatakan dirinya lupa dengan titik koordinat Pulau Semakau yang tercantum dalam peta Singapura yang dimaksud.

Karena itu dia mengatakan pihaknya akan segera memertanyakannya ke instansi terkait mengenai dugaan ini, khususnya ke Pangkalan TNI AL (Lanal) Kota Batam.

YPMI akan meminta penjelasan lengkap mengenai hal ini dan berharao dugaan itu tidak benar.

Namun jika benar, dia sangat menyayangkan masalah ini karena telah terjadi pencaplokan pulau terdepan RI oleh negara lain dan pemerintah harus segera menyikapinya.(k59)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Yoseph Pencawan

Editor : Yoseph Pencawan - nonaktif

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top