Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

DEMO BURUH: Massa Merapat ke Markas Polda Metro Jaya

JAKARTA—Bencana banjir yang melanda beberapa kawasan di Jakarta tidak melumpuhkan semangat sekitar 7.000 buruh menyuarakan aspirasi mereka pada hari ini. Mereka mulai berorasi di depan Polda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman.
- Bisnis.com 16 Januari 2013  |  14:13 WIB

JAKARTA—Bencana banjir yang melanda beberapa kawasan di Jakarta tidak melumpuhkan semangat sekitar 7.000 buruh menyuarakan aspirasi mereka pada hari ini. Mereka mulai berorasi di depan Polda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman.

Para buruh yang berada di bawah koordinasi oleh Majelis Pekerja Buruh Indonesia (MPBI), Konfederensi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), dan Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI).

Sekitar 200 personel kepolisian Polda Metro Jaya berjaga-jaga di depan markasnya sendiri. Akibatnya, arus lalu lintas dari arah Gatot Subroto menuju Sudirman arah Blok M, melalui Semanggi, ditutup untuk jalur lambat.

Sepeda motor pun diizinkan melalui jalur cepat, yang biasanya hanya dilewati oleh kendaraan roda empat.

Para buruh menuntut penghentian pembiaran atas aksi premanisme dalam menangani masalah ketenagakerjaan. Mereka menuntut aparat kepolisian bertindak tegas atas keberadaan preman yang terorganisasi mengatasnamakan masyarakat.

"Kami meminta Kapolda Metro Jaya bertindak tegas pada oknum kepolisian di Jakarta Utara dan Bekasi yang diduga berkompromi dengan pengusaha nakal," ujar juru bicara KSPI Roni Febrianto, Rabu (16/1/2013).

Menurut keterangan pers yang diterima Bisnis tadi malam, kasus bermula pada sekelompok massa berjumlah 400 orang mengatasnamakan Masyarakat Bekasi Bergerak (MBB) berada di kawasan PT Samsung pada 19 November 2012.

Kelompok ini membawa senjata tajam, balok, dan bambu dengan kawalan aparat kepolisian berupaya mendatangi Omah Buruh Bekasi di Kawasan EJIP. Mereka memaksa para anggota FSPMI melepaskan jaket keanggotaan dan beberapa anggota terluka.

Rencananya, para buruh ini akan berunjuk rasa di empat titik, yaitu Polda Metro Jaya, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Kementerian BUMN, dan Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi.

Bedasarkan pengamatan Bisnis, Kemenakertrans dijaga belasan polisi di depan pintu gerbang di Jalan Gatot Subroto.

"Setelah dari Polda, kami menuju Kementerian BUMN dan Kementerian ESDM. Kemenakertrans jadi tujuan terakhir," ujar seorang buruh. (sut)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Sutarno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top