Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BIAYA PEMBANGUNAN MRT: DKI 51%, Pemerintah Pusat 49%

JAKARTA--Pemprov DKI menyatakan pembangunan mass rapid transit (MRT) dipastikan akan tetap dilanjutkan, menyusul hasil evaluasi dalam beberapa pekan terakhir.  
- Bisnis.com 16 Januari 2013  |  13:14 WIB

JAKARTA--Pemprov DKI menyatakan pembangunan mass rapid transit (MRT) dipastikan akan tetap dilanjutkan, menyusul hasil evaluasi dalam beberapa pekan terakhir.  

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengatakan kepastian pembangunan akan dibangun untuk MRT tahap satu yakni Lebak Bulus-HI sepanjang kurang lebih 15 kilometer.  

Dia mengatakan sebelum proses konstruksi dimulai, mereka akan mengkalkulasi kebutuhan anggaran proyek tersebut, dan perhitungan prosentase pembagian beban pengembalian utang pembiayaan proyek tersebut.  

Menurutnya, berdasarkan rapat di Kemenko menyebutkan pengembalian beban utang MRT telah ditetapkan kewajiban DKI sebesar 51% dari total nilai pinjaman anggaran dan sisanya menjadi beban pemerintah pusat.

Angka itu, turun 7% dari perhitungan semula dimana DKI bertanggung jawab atas pengembalian 58% saham utang, dan Pemerintah Pusat sebesar 42%.

"Untuk tahap yang ini, kamu sudah terima dan putuskan akan dilanjutkan secepatnya, namun untuk tahap dua HI-Kampung Bandan kami ingin dibahas ulang dari awal, agar lebih jelas, karena itu kami laporkan pada Wapres hari ini" ujarnya di kantor  Wakil Presiden RI Boediono di Jakarta Rabu (16/1/2013). (spr) 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Sylviana Pravita RKN

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top