Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

CUACA BURUK: 27 Gedung Sekolah di Semarang Tergenang Banjir

SEMARANG – Setidaknya 27 sekolah di Semarang tergenang banjir pada Selasa (15/1/2013 akibat hujan deras yang mengguyur kota ini.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 16 Januari 2013  |  01:58 WIB

SEMARANG – Setidaknya 27 sekolah di Semarang tergenang banjir pada Selasa (15/1/2013 akibat hujan deras yang mengguyur kota ini.

“Kami menerima laporan ada 27 sekolah di tiga kecamatan yang kebanjiran,” kata Kepala Bidang Pendidikan Dasar dan Menengah Dinas Pendidikan Kota Semarang Taufik Hidayat seperti dikutip dari Antara, Selasa (15/1/2013)

Ia menyebutkan sekolah yang tergenang banjir di Kecamatan Semarang Utara sebanyak 11 sekolah, antara lain Sekolah Dasar (SD) Negeri Kuningan 1-2-3-4, SD Barunawati, SD Theresiana, dan SD-SMP PGRI Semarang.

Sekolah di wilayah Kecamatan Genuk yang melaporkan tergenang banjir berjumlah enam unit, yakni SD Negeri Muktiharjo Lor, SD Negeri Gebangsari 1-2, SD Negeri Trimulyo 1-2, dan SD Muhajirin Semarang.

Sementara itu, di Kecamatan Semarang Timur tercatat 10 sekolah yang tergenang banjir, di antaranya SD Negeri Kemijen 1-2-3, SD Negeri Bugangan 1-3, SD Negeri Mlatiharjo 1, SD YPI Mlaten, dan SD Darul Ulum Semarang.

Berdasarkan laporan yang diterima Disdik Kota Semarang, ketinggian air yang menggenangi sekolah-sekolah itu bervariasi, termasuk ruangan yang tergenang, baik ruang kelas maupun ruangan operasional lain.

“Sekolah melaporkan ke unit pelaksana teknis dinas (UPTD) kecamatan masing-masing, kemudian laporan diteruskan ke kami. Ketinggian air yang dilaporkan bervariasi, ada yang 20 sentimeter, ada yang lebih,” katanya.

Ia mengakui bahwa beberapa sekolah ada yang memutuskan untuk memulangkan siswanya lebih awal, tetapi ada pula yang tetap melanjutkan pembelajaran dengan memanfaatkan ruang-ruang yang tidak kebanjiran.

“Kami memaklumi karena pertimbangannya mungkin lebih ke siswa, misalnya membahayakan, khawatir siswa sakit, dan sebagainya. Namun, tidak ada sekolah yang diliburkan, hanya pulang lebih awal,” kata Taufik. (Antara/dba/dot)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Newswire

Editor : Endot Brilliantono

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top