Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

RUMAH SWADAYA: Kemenpera Klaim Penerima Sudah Sesuai

JAKARTA:  Kementerian Perumahan Rakyat mengklaim penerima program bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS) sudah mengakomodir masyarakat berpenghasilan rendah sesuai dengan skala prioritas.Dari total sekitar 248.000 unit rumah tidak layak yang
- Bisnis.com 15 Januari 2013  |  18:42 WIB

JAKARTA:  Kementerian Perumahan Rakyat mengklaim penerima program bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS) sudah mengakomodir masyarakat berpenghasilan rendah sesuai dengan skala prioritas.

Dari total sekitar 248.000 unit rumah tidak layak yang menerima bantuan pada 2012 lalu, Menteri Perumahan Rakyat Djan Faridz mengungkapkan penerima diprioritaskan pada daerah yang mempunyai indeks kemiskinan yang paling tinggi.

"Yang paling miskin dulu kita urus. Nanti ada paling miskin pertama, paling miskin kedua, dan paling miskin ketiga. Kalau ada yang tidak tercantum di sana, ya tidak dapat. Karena ada skala prioritasnya," tuturnya usai Raker Komisi V DPR bersama Kemenpera, Selasa (15/1/2013).

Hal tersebut menanggapi protes anggota dewan yang merasa usulan penerima BSPS yang diserahkan pihaknya tidak diakomodir oleh Kemenpera.

Dalam rapat yang akhirnya ditunda sampai Kamis (17/1) tersebut, jajaran dewan mengungkapkan kecurigaannya dalam realisasi program tersebut di lapangan.

Djan mengakui perlu adanya perbaikan birokrasi untuk mengoptimalkan pelaksanaan di lapangan.

Menurutnya, pemerintah daerah yang menjadi pelaksana sekaligus penanggung jawab dari program tersebut.  

Kalaupun ada daerah seperti DKI Jakarta yang juga memperoleh bantuan 380 unit, Menpera mengungkapkan bantuan tersebut diberikan kepada korban kebakaran atau bencana alam.

Dasar pemberian bantuan, sambungnya, sudah ada kriteria yang ditetapkan.  (ra)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Rustam-nonaktif

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top