Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pekan Depan, Integrasi Kopaja dan Busway Diuji Coba

News Editor
News Editor - Bisnis.com 15 Januari 2013  |  16:28 WIB
JAKARTA-Badan Layanan Umum Transjakarta akan mengintegrasikan busway dengan angkutan umum seperti kopaja dan metro mini pada pekan depan.
 
Kepala Badan Layanan Umum (BLU) Transjakarta, Muhamad Akbar mengatakan pihaknya akan menguji coba angkutan kopaja dan metro mini sebagai angkutan pengumpan bagi busway  (feeder) pada pekan depan.
 
"Kerja sama dengan [Departemen] Perhubungan akan operasikan kopaja dan metro mini sebagai feeder busway. Nanti akan diujicoba pada beberapa rute," ujarnya kepada Bisnis, Selasa (15/1). 
 
Muhamad memaparkan angkutan pengumpan (feeder) akan berfungsi sebagai penghubung antara halte busway dengan kawasan-kawasan yang menjadi awal atau akhir perjalanan penumpang.
 
Muhamad  menjelaskan pihaknya juga mendapatkan berbagai masukan dari beberapa pihak dalam acara refleksi 9 tahun transjakarta Busway di Jakarta pada Selasa (15/1/2013).
 
Masukan itu, tuturnya,  karena kurangnya kualitas layanan busway seperti lamanya waktu tunggu, terbatasnya armada bus dan tidak efektifinya karcis karena masih menggunakan karcis manual.
 
Muhamad mengungkapakan pihaknya juga menemui kendala untuk meningkatkan pelayanan busway karena kemacetan di Jakarta kian parah dan jalur busway belum steril dari kendaraan lain.
 
Stasiun pengisi bahan bakar gas (BBG), tuturnya, masih sangat terbatas dan merupakan salah satu kendala bagi pihaknya untuk meningkatkan pelayanan.
 
Dia menjelaskan pihaknya pada Januari 2013 akan mendatangkan 100 bus gandeng dan pada September 2013 akan ditambah kedatangan 76 bus gandeng. 
 
Dia menambahakan pihaknya hingga akhir 2103 akan mendatangkan 450 bus gandeng untuk menambah armada di berbagai koridor busway. 
Harga busgandeng itu, paparnya, per unit diperkirakan mencapai Rp3,5 miliar hingga Rp4miliar.  
 
Badan layanan umum Transjakarta, tuturnya, pada pekan depan akan juga akan menguji coba penerapan e-money dalam pembayaran tiket masuk busway. 
Dia menjelaskan pihaknya bekerja sama dengan bank BCA, bank BRI, bank DKI dan  bank Mandiri untuk menerapkan sistem pembayaran karcis masuk busway secara elektronik seperti kartu e-toll.    
 
Berdasarkan catatan Bisnis, pada 2010 BLU Transjakarta mengangkut 86 juta penumpang dan memperoleh pendapatan Rp288 miliar dan pada 2011 mengangkut 114 juta penumpang serta memperoleh pendapatan Rp379 miliar. 
 
(faa)

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Henrykus F. Nuwa Wedo

Editor : Fahmi Achmad

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top