PEMDAMAN LISTRIK: Pesisir Selatan Sumbar gelap-gulita 24 jam

PADANG-- Pemadaman listrik bergilir terparah terjadi di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatra Barat (Sumbar).
News Editor
News Editor - Bisnis.com 31 Desember 2012  |  22:00 WIB

PADANG-- Pemadaman listrik bergilir terparah terjadi di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatra Barat (Sumbar).

 

Di mana lampu mati hingga 24 jam, tepatnya mulai pukul 15:00 WIB Minggu 30 Desember hingga pukul 15:00 WIB Senin 31 Desember 2012. "Listrik padam sudah 24 Jam, dan hingga kini tak kunjung hidup," kata Budi, pemilik usaha Fotocopy, warga Painan kepada Bisnis via ponsel, Senin (31/12/2012).

 

Akibat pemadaman tersebut, ucapnya, usaha fotocopy-an miliknya terpaksa tutup, dan dirinya menelan kerugian sekitar Rp1 Juta-an.

 

"Biasanya dalam sehari omzet awak (saya) hingga  Rp500 ribu, tapi sudah 2 hari ini toko terpaksa tutup, karena listrik tak hidup," aku Budi.Hal senada ikut diungkapkan Yonda, pengusaha warung telekomunikasi (wartel) di Painan.  Gara-gara listrik mati, dia merugi Rp2 juta-an, karena wartelnya tidak beroperasi sejak Minggu siang pukul 15:00 WIB.

 

"Ini merupakan pemadaman terlama dari PLN, biasanya hanya 1-2 jam saja, sekarang sudah mencapai 24 jam, dan belum juga hidup," kata Yonda.

 

Darmalis, Kepala Cabang PLN Kabupaten Pessel mengakui pemadaman terjadi akibat hujan disertai badai pada Minggu siang kemarin.

 

Akibatnya, 3 tiang listrik di daerah Barung Belantai Kecamatan Koto XI Tarusan roboh ditimpa pohon tumbang.

 

"Saat ini, tengah dilakukan perbaikan, memang sedikit agak lama, karena lokasi tiang roboh di pinggir sungai, yang airnya tengah meluap akibat hujan deras hingga pagi tadi," katanya kepada Bisnis via ponsel Senin siang.

 

Yang pasti, terangnya, pihaknya tetap mengupayakan listrik akan hidup hari ini. "Selambat-lambatnya, malam ini listrik akan kembali hidup di Pessel," kata Darmalis.

 

Jumlah pusat daya listrik di Pessel mencapai 45 unit, dengan kapasitas terpasang 8.285 Kw, dengan kemampuan maksimal 4.545 Kw, Beban puncak 735 Kw.

 

Sedang produksi arus listrik 47.130.379 Kwh (38.307.159 Kwh berasal dari Sistem Padang. (msb)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Tursirep

Editor : Novita Sari Simamora

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top