OTORITAS BURSA: Pemerintah minta pasar obligasi dikembangkan

JAKARTA-Pemerintah meminta otoritas bursa dan pelaku pasar mengembangkan pasar obligasi secara lebih intens. Pasalnya, surat utang dianggap sebagai instrumen investasi yang strategis menjadi fund raising pasar modal.
Erlan Imran
Erlan Imran - Bisnis.com 28 Desember 2012  |  23:15 WIB

JAKARTA-Pemerintah meminta otoritas bursa dan pelaku pasar mengembangkan pasar obligasi secara lebih intens. Pasalnya, surat utang dianggap sebagai instrumen investasi yang strategis menjadi fund raising pasar modal.

“Rasio kredit terhadap PDB cukup tinggi sekarang, potensi obligasi besar karena sebagai alternatif pembiayaan. Masih banyak ruang untuk perbaikan,”tutur Menteri Keuangan Agus D.W. Martowardojo, Jumat (28/12/2012).

Pengembangan pasar obligasi, lanjutnya, harus dilakukan dengan meningkatkan koordinasi antara otoritas pasar modal dengan lembaga pengawas yang notabene ialah Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Wakil Menteri Keuangan Mahendra Siregar mengatakan sistem prudential dalam proses penerbitan obligasi korporasi harus lebih ditingkatkan demi menjaga stabilitas pasar utang nasional.

“Peluang obligasi sedang bagus dan akan terus berlangsung sampai tahun depan, maka harus prudent. Kalau masyarakat dalam negeri percaya berinvestasi di perusahaan hasilnya bisa menggerakkan ekonomi,” katanya.(msb)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Lavinda

Editor : Novita Sari Simamora

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top