UNIVERSITAS BRAWIJAYA Jadi Contoh Demokratisasi Kampus

MALANG—Universitas Brawijaya (UB) Malang masih menjadi percontohan demokratisasi kampus di Indonesia. Hal itu ditandai dengan suksesnya pesta demokrasi mahasiswa dalam Pemilihan Mahasiswa Raya (Pemira).
News Editor | 26 Desember 2012 01:59 WIB

MALANG—Universitas Brawijaya (UB) Malang masih menjadi percontohan demokratisasi kampus di Indonesia. Hal itu ditandai dengan suksesnya pesta demokrasi mahasiswa dalam Pemilihan Mahasiswa Raya (Pemira).

Pembantu Rektor (PR) III Bidang Kemahasiswaan UB Malang H.R.B Ainurrasjid mengatakan kampus memberikan apresiasi atas hasil Pemira tersebut.

“Pemira berlangsung dalam suasana demokratis. Hal ini membuktikan jika UB masih menjadi percontohan demokratisasi kampus di Indonesia,” kata Ainurrasjid di Malang, Selasa (25/12).

Selain itu pelaksanaan Pemira ujar dia juga membuktikan keterlibatan aktif mahasiswa. Sehingga mahasiswa bisa belajar berdemokrasi yang sesungguhnya.

Pemira sendiri berlangsung selama 12 hari dan pelaksanaannya mampu  memberi ruang seluas-luasnya bagi mahasiswa dalam menjalankan proses demokrasi di kampus.

“Dan pihak kampus selaku pembina selalu memberikan dukungan secara penuh atas terselenggaranya proses demokrasi mahasiswa yang berlangsung dengan baik,” jelasnya.

Hasil Pemira 2012 tersebut selanjutnya akan dikirimkan ke rektorat untuk diproses lebih lanjut guna mendapatkan legitimasi secara sah. Dalam Pemira tersebut Mohammad Rizky Kurniawan berhasil terpilih menjadi Presiden Eksekutif Mahasiswa (EM) UB.

Mohammad Rizky Kurniawan yang juga mahasiswa Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) tersebut terpilih setelah mengantongi 4.863 suara dari total 13.229 suara.

Ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) 2012 UB Malang Muhammad Asary mengatakan terpilihnya Mohammad Rizky Kurniawan adalah demokrasi mahasiswa yang merupakan penggabungan total suara dari UB Malang dan UB Kediri.

Adapun, sedangkan posisi kedua diraih oleh Wocil Radix Mahakam Dwinov yang memperoleh 4.430 suara atau mempunyai selisih sekitar 400 suara dari Mohammad Rizky Kurniawan.

Sementara itu DPM terpilih adalah Anisa Nurfitriyah yang memperoleh  853 suara dari total 13.230 suara dan urutan kedua adalah Wilda Retno Palupi yang memperoleh 761 suara. (JIBI/k25/sut)

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Mohammad Sofi`i

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup