Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KRISIS SURIAH: Campur Tangan Asing Agar Dihentikan

ISLAMABAD-Jamaat-e-Islami Pakistan mendesak campur tangan asing di Suriah harus dihentikan dan dialog kelompok oposisi dengan pemerintah adalah satu-satunya solusi mengakhiri krisis Suriah.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 26 Desember 2012  |  10:05 WIB

ISLAMABAD-Jamaat-e-Islami Pakistan mendesak campur tangan asing di Suriah harus dihentikan dan dialog kelompok oposisi dengan pemerintah adalah satu-satunya solusi mengakhiri krisis Suriah.

 

Wakil Sekretaris Jenderal Jamaat-e-Islami Dr Farid Ahmad Paracha mengatakan bahwa Amerika Serikat dan sekutunya yang memperparah situasi di Suriah.

 

Dia menyatakan keprihatinan mendalam atas hilangnya sejumlah nyawa manusia yang berharga di negara Arab.

 

Ia menyerukan kepada negara-negara Muslim untuk maju dan memainkan peran mereka dalam memulihkan perdamaian di Suriah.

 

Menurutnya, AS dan sekutunya senang atas situasi di Suriah. “Mereka ingin mengacaukan negara-negara Muslim”.

 

Farid mengekspresikan pandangannya dan mengatakan bahwa waktu hampir habis untuk membawa perdamaian di Suriah.

 

Dia sangat percaya bahwa usulan Iran dialog antar kelompok Suriah adalah satu-satunya solusi untuk perdamaian. “Iran adalah negara Islam besar dan dapat memainkan peran penting untuk mengatasi krisis di Suriah”.

 

Suriah telah mengalami kerusuhan sejak Maret 2011 dengan serangan terorganisir dengan baik geng-geng bersenjata melawan pasukan polisi Suriah dan penjaga perbatasan yang dilaporkan di seluruh negeri.

 

Ribuan orang, termasuk anggota pasukan keamanan, telah tewas, ketika beberapa aksi protes berubah menjadi bentrokan bersenjata.(antara/irna/oana/yus)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Newswire

Editor : David Eka Issetiabudi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top