Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KAWASAN INDUSTRI: Pembangunan Kariangu tunggu rekomendasi walikota Balikpapan

BALIKPAPAN: Usulan pembentukan perusahaan kawasan untuk mengelola kawasan industri kariangau (KIK) dengan melibatkan pengusaha akan direalisasikan setelah adanya rekomendasi dari Walikota Balikpapan.Asisten Bidang Perekonomian, Pembangunan dan Kesejahteraan
News Editor
News Editor - Bisnis.com 25 Desember 2012  |  16:38 WIB

BALIKPAPAN: Usulan pembentukan perusahaan kawasan untuk mengelola kawasan industri kariangau (KIK) dengan melibatkan pengusaha akan direalisasikan setelah adanya rekomendasi dari Walikota Balikpapan.Asisten Bidang Perekonomian, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakot Balikpapan Sri Soetantinah mengatakan pembentukan perusahaan kawasan tersebut menjadi keharusan dalam pengelolaan KIK. Rekomendasi walikota diperlukan sebagai dasar keputusan penggunaan lahan yang dibutuhkan."Di situ ada milik provinsi dan kota. Kami masih tunggu apa rekomendasi dari walikota untuk pembentukan perusahaan kawasan,” ujarnya, Selasa (25/12).Dia menambahkan bisa saja nantinya pemerintah menggandeng pengusaha dalam pembentukan perusahaan kawasan. Namun, mekanisme lebih lanjut akan dibicarakan dengan walikota terlebih dahulu.Sebelumnya, Ketua Kadin Balikpapan Rendi S. Ismail mengatakan pengusaha siap membantu pemerintah dalam pembentukan perusahaan kawasan. Pemerintah, tambahnya, menyediakan lahan sementara pengusaha yang membiayai operasional perusahaan.“”Agar lebih cepat berjalan perusahaan kawasan ini dan bisa segera dirasakan oleh semua pihak,” katanya. (arh)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Rachmad Subiyanto

Editor : Annisa Lestari Ciptaningtyas

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top