Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

UMR: Pah naik, buruh diminta naikkan produktivitas

JAKARTA-- Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar mengajak para buruh untuk meningkatkan kinerjanya menyusul naiknya upah minimum 2013 yang cukup signifikan.Muhaimin menyampaikan hal tersebut di sela penyerahan santunan kepada anak yatim
News Editor
News Editor - Bisnis.com 24 Desember 2012  |  04:29 WIB

JAKARTA-- Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar mengajak para buruh untuk meningkatkan kinerjanya menyusul naiknya upah minimum 2013 yang cukup signifikan.Muhaimin menyampaikan hal tersebut di sela penyerahan santunan kepada anak yatim asuhan Yayasan Yatim Piatu Buruh Migran Indonesia, di Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Minggu.Menurut dia, pemerintah akan terus bekerja keras untuk menyejahterakan para buruh. Karena itu, dengan kenaikan upah minimum 2013, diharapkan kinerja buruh bisa ditingkatkan.Ia juga mengajak agar para buruh di berbagai daerah bisa bersyukur dengan kenaikan upah minimum tersebut karena masih cukup banyak masyakarat yang sulit mencari pekerjaan."Kalau tidak bersyukur, bisa berbahaya dan dikhawatirkan akan mengakibatkan munculnya bencana," kata Menakertrans, di Karawang.Sementara itu, dalam kesempatan tersebut Muhaimin menyerahkan santunan berupa 1.000 perangkat peralatan sekolah. Santunan untuk 1.000 anak yatim tersebut berasal dari Toyota Group.Ia juga menyerahkan beasiswa senilai Rp50 juta kepada 27 anak yatim yang berada di bawah asuhan Yayasan Yatim Piatu BUruh Migran Indonesia.Santunan beasiswa tersebut berasal dari PT Jamsostek. Santunan lainnya senilai Rp25 juta untuk anak yatim itu diberikan istri Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Rustini Murtadho.Yayasan Yatim Piatu Buruh Migran Indonesia itu sendiri dikelola para TKI yang kebanyakan bekerja di Taiwan.Menakertrans menilai pengelolaan yayasan itu bagian dari wujud solidaritas yang tinggi dari para TKI, sehingga harus mendapatkan dukungan dari semua pihak keberadaan TKI itu.(Antara/msb)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Newswire

Editor : Novita Sari Simamora

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top