Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Es di Antartika barat mencair, Los Angeles hingga Shanghai terancam

OSLO—Saat ini, terjadi pemanasan hampir dua kali lebih cepat di Antartika Barat, sehingga menambah kekhawatiran pencairan es itu akan menaikkan permukaan air laut dari San Francisco hingga ke Shanghai, China.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 24 Desember 2012  |  11:35 WIB

OSLO—Saat ini, terjadi pemanasan hampir dua kali lebih cepat di Antartika Barat, sehingga menambah kekhawatiran pencairan es itu akan menaikkan permukaan air laut dari San Francisco hingga ke Shanghai, China.

 
Sebuah hasil studi menyebutkan suhu rata-rata tahunan di Stasiun Penelitian Byrd di Antartika Barat meningkat 2,4 derajat Celsius (4.3F) sejak 1950, atau sama dengan tiga kali rata-rata perubahan iklim secara global.
 
Kenaikan permukaan air laut yang tidak terduga besar menambah kekhawatiran pada lapisan es yang rentan terhadap pencairan.
 
Hal itu dikarenakan kawasan Antartika Barat memiliki es yang cukup untuk menaikkan permukaan air laut, setidaknya 3,3 meter atau 11 kaki lebih banyak jika semua es meleleh.
 
“Bagian Barat dari lapisan es itu mengalami pemanasan hampir dua kali lebih cepat dibandingkan dengan yang diperkirakan sebelumnya,” kata David Bromwich, Profesor Geografi dari Ohio State University, seperti dikutip Reuters, Senin (24/12).
 
Menurut dia, pemanasan itu menimbulkan kekhawatiran lebih lanjut tentang kontribusi masa depan Antartika terhadap kenaikan permukaan laut di berbagai negara.
 
Suhu musim panas yang lebih tinggi juga mengangkat risiko lelehan permukaan es dan salju, meskipun sebagian besar Antartika merupakan kawasan pembekuan sepanjang tahun.
 
Sementara itu, dataran rendah dari Bangladesh ke Tuvalu sangat rentan terhadap kenaikan permukaan laut, seperti juga kota-kota pesisir lainnya, yakni dari London ke Buenos Aires, Argentina. (REUTERS/fit/faa)
foto:wonrouspics.com

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Newswire

Editor : Dara Aziliya

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top