Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

ANCAMAN BANJIR: Pedagang Pasar Induk Jambu Dua Bogor mulai dievakuasi

BOGOR-- Antisipasi tingginya air Sungai Ciliwung akibat hujan yang mengguyur sejak Minggu siang, membuat sejumlah kendaraan dan pedagang di Pasar Induk Jambu Dua dievakuasi sementara.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 23 Desember 2012  |  23:09 WIB

BOGOR-- Antisipasi tingginya air Sungai Ciliwung akibat hujan yang mengguyur sejak Minggu siang, membuat sejumlah kendaraan dan pedagang di Pasar Induk Jambu Dua dievakuasi sementara.

"Ini untuk mengantisipasi karena air cukup tinggi, dikhawatirkan ada air bah," kata Djaya Komandan Regu UPTD Pemadam Kebakaran dan Panggulangan Bencana Kota Bogor.Djaya mengatakan, Pasar Warung Jambu berada dekat dipinggir Sungai Ciliwung tidak jauh dari Jembatan Situ Duit. Beberapa pedagang ada yang berjualan di pinggiran sungai. Mengantisipasi kenaikan air cukup tinggi, pedagang memindahkan barang dagangannya ketempat yang lebih aman.Begitu juga dengan parkiran kendaraan yang ada di sekitar pasar dipindahkan agar ketika ketinggian air melebihi batas maksimal, tidak ada korban baik jiwa maupun materi.Selain pedagang, beberapa kendaraan yang terparkir di pinggiran sungai dekat pasar dan juga di parkiran Plaza Jambu Dua dievakuasi sementara. Areal di sekitar pinggir sungai pun disterilkan agar bila terjadi kenaikan air tidak menyebabkan adanya korban."Dikhawatirkan seperti Februari 2010 lalu ada air bah. Itu karena air Ciliwung meluap akibat hujan yang lama," katanya.Sementara itu, hingga pukul 19.30 WIB, volume air di Bendung Katulampa berangsur turun dari 180 cm menjadi 150 cm.Tingginya volumen air, membuat petugas Bendung Katulampa memberlakukan status siaga dua banjir.Badan Nasional Penanggulangan Bencana telah mengeluarkan informasi akan kenaikan air Ciliwung di Bendung Katulampa.BNPB menghimbau masyarakat di hilir Ciliwung untuk waspada akan adanya kiriman air dari kawasan hulu.Dalam siaran pers BNPB menyebutkan, diperkirakan sekitar Minggu pukul 20.30-21-30 WIB, debit banjir akan tiba di Depok. Sedangkan untuk wilayah Jakarta air akan datang pada Senin (24/12/2012) pukul 03.30-04.30 WIB.Kondisi Puncak saat ini masih hujan. Masyarakat dihimbau untuk siap siaga menerima banjir kiriman.Daerah yang berpotensi terkena banjir yaitu di daerah sekitar bantaran Sungai Ciliwung yaitu: Rawajati, Kalibata, Pengadegan, Gang Arus atau Cawang, Kebon Baru, Bukit Duri, Bidara Cina, dan Kampung Melayu. (Antara/msb)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Newswire

Editor : Novita Sari Simamora

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top