Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

RENUNGAN NATAL: Menjadi Pemenang pada Hari Natal

Akhir suatu perjalanan merupakan babak yang baru di dalam kehidupan kita. Inilah pembelajaran siklus atau ritme roda kehidupan yang kita lalui setiap tahunnya.Prestasi merupakan hasil babak akhir dari pencapaian kinerja yang sangat baik, dan sebaliknya.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 22 Desember 2012  |  07:29 WIB

Akhir suatu perjalanan merupakan babak yang baru di dalam kehidupan kita. Inilah pembelajaran siklus atau ritme roda kehidupan yang kita lalui setiap tahunnya.Prestasi merupakan hasil babak akhir dari pencapaian kinerja yang sangat baik, dan sebaliknya.

Satu pelajaran yang dapat kita petik untuk berprestasi atau menjadi pemenang  bahwa di dalam menghadapi tantangan, kita harus jadikan hal tersebut sebagai ‘hadiah utama’ untuk mencari jalan menuju keseimbangan dan penyelarasan di dalam kesigapan  kita meresolusinya. Jangan kita berperang melawannya, akan tetapi kita cari jalan untuk melampauinya.

Dalam kehidupan ini, kita tidak boleh berhenti berkarya. Harapan akan sirna ketika kita berhenti untuk percaya (conviction) bahwa kita mampu melakukannya, dan sama halnya cinta akan profesi akan pudar waktu kita berhenti berevolusi. Selalu ingat bahwa kehidupan adalah seperti sebuah perlombaan  Life is a Rrce. Tuhan adalah penopang kita. Ketika kita patah arang, selalu ingat, Tuhan ada dan inginkan kita sebagai pemenang!.

Menjadi Pemenang

Pemenang dapat dicapai apabila kita mengerti jelas arti kata :”Many are selected, but few are chosen and become winners”...Orang yang mampu melampaui krisis - baik di dalam segi keuangan, usaha, kepemimpinan, keluarga dan kehidupannya - pada akhirnya menjadi orang-orang yang tangguh. Lalu dari yang banyak itu lahirlah orang-orang tangguh menjelma menjadi sebuah kekuatan pimpinan yang disegani.

Korelasi hal tersebut dapat kita saksikan kepemimpinan di sebuah perusahaan dan industri yang silih berganti. Satu hal yang kita pelajari adalah pemenang akan menjadi lebih besar lagi setelah melewati krisis.

Sebagai contoh yang kita dapat ambil adalah di Indonesia—, Sampoerna oleh Phillips Morris,  Bank Danamon oleh Temasek, Astra oleh Jardine Cycle & Carriage, BCA  dan di US—Merrill Lynch oleh Bank of America, Bear Stearns oleh JP Morgans dan di Jepang—Nikko Assets Management oleh Summito­mo Trust, dsbnya. Sekarang ini, me­­reka telah diambil alih oleh para pemilik baru, dan para pemilik ini menjadi jauh lebih besar dibandingkan dahulu.

Ingat bahwa persaingan akan di­­menangkan oleh orang-orang yang rajin, kerja keras, andal, inovatif dan percaya diri.. Layaknya perusahaan bisnis sukses lainnya, penerap­an keseimbangan yang konstan antara strategi bisnis dan visi, inovasi dan eksekusi (execution) yang baik dengan memanfaatkan sumber daya manusia yang memiliki moral tinggi akan menciptakan lompatan yang lebih cepat dalam memacu ki­­n­­erja perusahaan untuk meraih peringkat sukses tertinggi.

Seyogianya, kita telah dimampukan untuk menjadi besar ...tinggal bagaimana mengasahnya agar dapat membuat lompatan lebih tinggi lagi (quantum leap)...penerapan operating rythm  atau proses irama kerja yang terstruktur dan sistimatis, penge­nalan kultur korporasi (corporate culture), transformasi prinsip bekerja (tranformation principle), sumber daya manusia  dan mengerti kepentingan nasabah (know customers’ needs) juga akan mempercepat pertumbahan di dalam business life cycle - Tahapan besar untuk menjadi pemimpin pasar ditambah dengan kuatnya pertumbuhan ekonomi Indo­nesia dengan pertumbuhan GDP sebesar 5-6 % ke depan. Hal ini adalah sangat menjanjikan bagi para pelaku bisnis di Indonesia.

Melangkahlah untuk  maju, dan percaya diri bahwa kita memiliki pengetahuan, mengenal betul pasar kita, asah daya saing kita dan percaya kepada Tuhan yang terus me­­mampukan kita untuk menjadi yang tercepat dan terkuat di negara kita sendiri.

Seiring kita masuki tahun baru 2013, kita berharap tahun yang baru ini memberikan harapan dan aspi­rasi yang baru..juga merupakan semangat baru yang menjanjikan dan mengenapi. Ini adalah saat yang tepat bagi kita untuk melakukan retro­speksi dan pengujian diri kita, apakah benar dan sungguh kita telah menempuh jalan yang sesuai dengan ajaran Yang Maha Kuasa?

Apakah hati kita telah seiring dengan makna dari kehidupan yang Tuhan inginkan? Sesungguhnya adalah hal yang tepat untuk melakukan transformasi baik dari dalam hati, pikiran dan tutur perkataan kita secara jujur dan tekad bulat. Tentunya hal ini juga menjadi pendorong bagi kita untuk melakukan yang terbaik bukan saja untuk kita, akan tetapi untuk teman-teman dan negara Indonesia yang kita cintai.

Pada peristiwa Natal, setiap 25 Desember adalah hari yang yang menjadi momentum perwujudan jati diri dan kebangunan dari rohani. (a day for self-reflection and  re-make personal life revival) Memaknai kehidupan akan ber­akhir ketika kita berhenti bermimpi dan berkarya. Harapan akan sirna ketika kita berhenti percaya. Kasih sayang akan berakhir ketika kita berhenti perduli. Biarlah kita dapat memandang bahwa setiap hari adalah kesempatan untuk belajar mang­asihi, mencintai, tersenyum, berdoa,  berkarya dan mengucap syukur atas semua berkat yang telah kita miliki.

Akhir kata, Selamat Hari Natal  2012 dan Tahun Baru 2013. Biarlah semangat dari Natal dan Tahun baru menginspirasikan kita untuk keluar sebagai pemenang! Damai dan suka cita menyertai kita semua...(ilustrasi: merrychristmas2012wishes.com/yus)

* Tulisan ini Diadopsi Dari Harian Bisnis Indonesia edisi Sabtu, 22 Desember 2012


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Tatang Widjaja/President Director & CEO PT. AJ. Sequis Life

Editor : David Eka Issetiabudi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top