NATAL & TAHUN BARU: Pasok BBM di Jalinsum Ditambah

MEDAN—Manajemen Marketing & Trading Sumatra Bagian Utara (Sumbagut) PT Pertamina (Persero) menyiapkan tambahan stok bahan bakar minyak di sejumlah SPBU di ruas Jalan Lintas Sumatra (Jalinsum) untuk 2 hari dalam menyambut Hari Natal 2012 dan
News Editor
News Editor - Bisnis.com 22 Desember 2012  |  17:34 WIB

MEDAN—Manajemen Marketing & Trading Sumatra Bagian Utara (Sumbagut) PT Pertamina (Persero) menyiapkan tambahan stok bahan bakar minyak di sejumlah SPBU di ruas Jalan Lintas Sumatra (Jalinsum) untuk 2 hari dalam menyambut Hari Natal 2012 dan Tahun Baru 2013.

Pertamina juga menambah penyaluran Premium sebesar 15 % selama H-7 Natal hingga H+7 Tahun Baru 2013 yang diprioritaskan di titik jalur-jalur wisata seperti di Berastagi, Danau Toba Provinsi Sumatra Utara dan Bukit Tinggi Provinsi Sumatra Barat.

Sonny Mirath, Assistant Customer Relation-FRM Region I mengatakan, Manajemen Marketing & Trading Sumbagut PT Pertamina,  telah menginstruksikan kepada kontraktor dan transportir angkutan bahan bakar minyak (BBM) untuk mensiagakan kendaraan dalam jumlah cukup dan siap pakai/beroperasi serta menambah armada mobil tangki.

"Terminal BBM/DPPU akan menambah waktu pelayanan dan tetap buka pada hari libur resmi. Tujuannya agar kebutuhan BBM dan Non BBM untuk masyarakat konsumen selama Hari Natal 2012 dan Tahun Baru 2013 terpenuhi dengan lancar dan dalam jumlah yang cukup," katanya hari ini, Sabtu (22/12/2012).

Manajemen Marketing & Trading Sumbagut  PT Pertamina (Persero) membentuk tim satgas/posko pemantau distribusi BBM dan Non BBM bertugas menjaga dan memantau kelancaran pelayanan serta persediaan BBM dan Non BBM.

"Yakni jenis premium, solar dan pertamax di SPBU., minyak tanah di pangkalan wilayah non-konversi, LPG 3 kg di pangkalan wilayah konversi, LPG 12 kg di agen dan sub agen," ujar Sonny.

PT Pertamina, menurut Sonny, menjaga kesiapan sarana dan fasilitas operasi di Terminal BBM/DPPU guna menghindari kemungkinan ada kendala dalam penyediaan BBM dan Non BBM serta kesiapan pelayanan BBM dan Non BBM.

Berdasarkan evaluasi dari tahun ke tahun, kata Sonny, ada kecenderungan peningkatan kebutuhan BBM seperti minyak tanah dan elpiji untuk sektor rumah tangga, premium, pertamax dan solar untuk transportasi darat maupun avtur untuk sektor penerbangan seiring dengan meningkatnya kebutuhan serta mobilitas masyarakat.

Dari data 2011, menunjukkan bahwa peningkatan kebutuhan BBM sektor transportasi, yaitu premium diperkirakan akan terjadi pada H-7 Natal s/d H+7 Tahun Baru.

"Terdapat kenaikan sekitar 8% dari kebutuhan per hari di Sumatra Utara untuk produk premium daan solar pada 2011. Sedangkan untuk elpiji terjadi kenaikan sekitar 10 %," kata Sonny. (JIBI/k14/sut)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Heru Rahmad Kurnia

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top