Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BUDAYAWAN MADURA: Rhoma Irama layak jadi Capres 2014

PAMEKASAN-- Pegiat seni budaya atau budayawan asal Pamekasan, Madura, Iskandar, menilai, "Raja Dangdut" Rhoma Irama layak menjadi Calon Presiden pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014."Tidak ada salahnya jika Capres 2014 nanti dari kalangan
News Editor
News Editor - Bisnis.com 22 Desember 2012  |  21:59 WIB

PAMEKASAN-- Pegiat seni budaya atau budayawan asal Pamekasan, Madura, Iskandar, menilai, "Raja Dangdut" Rhoma Irama layak menjadi Calon Presiden pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014."Tidak ada salahnya jika Capres 2014 nanti dari kalangan seniman," kata Ketua Yayasan Landhep Semmo yang bergerak dalam bidang pengembangan dan pemberdayaan seni budaya tradisional Madura itu di Pamekasan, Sabtu (22/12/2012).Menurut dia, bangsa Indonesia selama ini sudah dipimpin dari berbagai kalangan dan jenis profesi, seperti dari kalangan teknokrat, ulama, insinyur dan dari unsur TNI/Polri.Namun perjalanan pemerintahan terkesan kurang menarik, karena nilai-nilai tradisi dan budaya bangsa kurang mendapatkan perhatian yang lebih serius.Bahkan, kata Iskandar, tradisi dan budaya bangsa cenderung tergerus arus modernisasi, sehingga khazanah kekayaan budaya bangsa lambat-laun memudar."Nah, kalau pemimpinnya dari seniman, maka tentu, perhatian terhadap khazanah budaya bangsa, seperti jenis kesenian tradisional, jelas akan lebih diperhatikan," katanya menjelaskan.Hanya, Iskandar menambahkan, penilaian kelayakan Rhoma Irama sebagai Capres 2014 itu subjektif dari dirinya sebagai pegiat seni budaya."Kalau perspektif seniman dia jelas sudah layak. Karena kita kan menginginkan agar seni budaya bangsa ini lebih hidup. Jika Rhoma Irama jadi Presiden, jiwa seni jelasnya akan tercurahkan dalam program nyata nantinya," kata Iskandar menjelaskan.Hanya saja, sambung dia, kriteria layak dalam sudut pandang seniman, belum tentu sama jika dilihat dari sudut pandang berbeda. Semisal sudut pandang politik, sosiologi, dan ekonomi.Iskandar yang juga anggota DPRD dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Pamekasan ini menyatakan kajian melalui berbagai pendekatan perlu terus dilakukan, untuk mencari sosok pemimpin bangsa yang tepat dan bisa membawa arah bangsa ini lebih baik dan lebih bermartabat."Yang jelas, bangsa Indonesia memerlukan pemimpin yang berbudaya dan memperhatikan kebudayaan di masa depan. Kita perlu melawan globalisasi dengan glokalisasi atau kembali ke lokal," katanya.(Antara/msb)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Newswire

Editor : Novita Sari Simamora

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top